Dana HKRp 1.04 quadriliun ($62 Miliar) Hong Kong dan BAAI Gandeng Talenta AI Global
Teknologi
Kecerdasan Buatan
26 Agt 2025
176 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Hong Kong sedang berupaya untuk menjadi pusat teknologi global.
Kolaborasi antara HKIC dan BAAI diharapkan dapat memperkuat ekosistem AI di Hong Kong.
Inisiatif ini menekankan pentingnya dialog antara berbagai sektor untuk pengembangan talenta.
Hong Kong berupaya menjadi pusat teknologi terkemuka dengan mendirikan inisiatif baru yang fokus pada kecerdasan buatan atau AI. Dana kekayaan pemerintah Hong Kong, yang dikenal sebagai HKIC, bekerja sama dengan Beijing Academy of Artificial Intelligence (BAAI) untuk menarik dan mengembangkan talenta AI dari seluruh dunia. Langkah ini menunjukkan tekad mereka dalam mendorong inovasi teknologi di kota tersebut.
Inisiatif bernama AI Global Talents Connect ini bertujuan membangun pusat internasional yang menghubungkan para ahli dari berbagai sektor, mulai dari akademisi, investor, hingga pelaku industri dan pejabat pemerintah. Tujuannya adalah mengefektifkan kolaborasi lintas negara dan bidang untuk mempercepat perkembangan teknologi AI di Hong Kong dan sekitarnya.
HKIC dikenal dengan strategi investasinya yang disebut "patient capital" atau modal sabar, yang menitikberatkan pada investasi jangka panjang untuk mendukung inovasi. Dana ini mengelola sebesar HKRp 1.04 quadriliun ($62 miliar) atau setara Rp 133.60 triliun (US$8 miliar) dan telah menanamkan modalnya pada lebih dari 120 proyek teknologi, beberapa di antaranya sudah resmi terdaftar di bursa saham Hong Kong.
Menurut CEO HKIC Clara Chan Ka-chai, Hong Kong memiliki posisi strategis sebagai 'superconnector' dan 'super-value-adder' dalam ekosistem AI global. Sementara itu, kepala BAAI Wang Zhongyuan menilai kolaborasi ini akan memperkuat peran Hong Kong sebagai kota yang mengandalkan teknologi sebagai penggerak utama ekonomi dan perkembangan sosial masa depan.
Dengan kerjasama antara HKIC dan BAAI, diharapkan Hong Kong dapat memanfaatkan kekuatan modal dan keahlian teknis untuk mempercepat pertumbuhan teknologi AI. Inisiatif ini juga diprediksi akan memacu munculnya inovasi baru dan membuka lebih banyak peluang investasi di industri teknologi tinggi di wilayah tersebut pada tahun-tahun mendatang.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kolaborasi antara badan investasi dan institusi riset AI penting untuk membangun ekosistem AI yang kuat dan berkelanjutan di wilayah yang berkembang seperti Hong Kong.Fei-Fei Li
Investasi jangka panjang dalam pengembangan talenta dan ekosistem AI dapat membuka jalan bagi kemajuan teknologi yang signifikan dan aplikasi AI praktis yang berdampak luas.

