Saham Shuangdeng Melonjak 55% Saat Debut di Tengah Ledakan IPO Hong Kong
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
26 Agt 2025
198 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Shuangdeng Group mencatat debut perdagangan yang sukses di Hong Kong.
Permintaan untuk saham perusahaan baterai dan sistem penyimpanan energi sangat tinggi di pasar IPO Hong Kong.
Hong Kong menjadi pusat bagi penggalangan dana perusahaan-perusahaan China pada tahun 2025.
Saham Shuangdeng Group, salah satu produsen baterai dan sistem penyimpanan energi terbesar di Tiongkok, mengalami lonjakan harga sebesar 55% saat debut di Bursa Saham Hong Kong. Harga pembukaan saham ini mencapai HKRp 37.58 juta ($22,50) , jauh di atas harga penawaran awal sebesar HKRp 24.23 juta ($14,51) per saham. Hal ini menunjukkan antusiasme besar dari para investor di pasar IPO Hong Kong tahun 2025.
Permintaan investor menggunakan margin financing sangat luar biasa, mencapai sekitar 3.300 kali lipat dibandingkan jumlah saham yang tersedia. Ini menjadi indikasi kuat bahwa minat investor ritel terhadap saham-saham di sektor kendaraan listrik dan penyimpanan energi sedang sangat tinggi, terpicu oleh tren global di bidang teknologi dan energi bersih.
Hong Kong saat ini menjadi pusat utama penggalangan dana IPO di dunia dengan total 46 perusahaan asal Tiongkok telah berhasil mengumpulkan dana sebesar 16,5 miliar dolar Amerika Serikat. Hal ini didukung oleh masuknya banyak perusahaan baterai dan energi yang memanfaatkan kondisi pasar yang sangat likuid dan permintaan global yang kuat.
Salah satu pencapaian terbesar di bursa ini sepanjang tahun 2025 adalah penawaran saham sekunder oleh Contemporary Amperex Technology yang berhasil menggalang dana hingga 4,6 miliar dolar AS. Sahamnya yang diperdagangkan di Hong Kong bahkan mengungguli harga di pasar utama di daratan Tiongkok, memperlihatkan adanya permintaan yang sangat kuat dari investor internasional.
Yang Rui, chairman Shuangdeng Group, menekankan bahwa perusahaan akan memanfaatkan dua gelombang besar yakni perkembangan kecerdasan buatan dan ekspansi pasar ke Asia Tenggara serta Timur Tengah untuk menjadi bisnis global yang kompetitif. Ini menggambarkan visi perusahaan dalam menjawab kebutuhan pasar energi dan teknologi di era modern.
Analisis Ahli
Li Wei (Analis Keuangan Asia)
Lonjakan permintaan margin dan minat investor terhadap saham-saham terkait teknologi energi mencerminkan keyakinan pasar terhadap transformasi energi global, namun investor harus berhati-hati terhadap volatilitas yang berpotensi muncul pada level harga yang sudah sangat tinggi.

