Trump Ancaman Tarif 200% pada China Demi Pasokan Magnet Langka
Bisnis
Ekonomi Makro
26 Agt 2025
57 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Trump mengancam untuk memberlakukan tarif tinggi terhadap China terkait pasokan magnet langka.
Dia mengklaim bahwa AS memiliki kekuatan dalam negosiasi perdagangan dengan China.
Trump akan tetap mengizinkan mahasiswa Tiongkok untuk belajar di Amerika Serikat meskipun ada ketegangan perdagangan.
Presiden Donald Trump mengumumkan ancaman tarif 200% terhadap barang-barang China jika mereka tidak memenuhi kebutuhan pasokan magnet tanah jarang bagi Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan ketegangan dagang yang sudah lama berlangsung antara kedua negara.
Trump menegaskan bahwa meskipun dirinya memiliki kekuatan politik dan ekonomi yang besar, dia memilih untuk tidak menggunakan semua senjata yang dimiliki agar tidak merusak China secara destruktif. Pernyataan ini menunjukkan adanya strategi negosiasi yang lebih rumit di balik ancaman tarif tersebut.
Berbicara dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Gedung Putih, Trump mengakui bahwa memberlakukan tarif tinggi bisa membuat hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China putus, meskipun secara teori AS memiliki kemampuan untuk melakukannya.
Trump juga menegaskan bahwa meskipun tegas dalam hal tarif dan perdagangan, dia akan tetap membiarkan mahasiswa-mahasiswa China datang dan belajar di Amerika, sebagai bentuk kelanjutan hubungan budaya dan pendidikan yang tidak ingin diputus.
Kebijakan ini menjadi penting untuk dipantau karena bisa mempengaruhi hubungan perdagangan global, ketegangan politik, dan juga kehidupan para pelajar internasional, khususnya dari China, yang studi di AS tetap diizinkan meskipun hubungan dagang sedang tegang.
Analisis Ahli
Joseph Nye (Profesor Hubungan Internasional)
Langkah Trump mencerminkan strategi kekuatan keras yang bisa memberikan efek jangka pendek namun berisiko mencederai hubungan strategis jangka panjang antara AS dan China, yang tidak hanya soal ekonomi tapi juga politik global.

