Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Strategy Beli Bitcoin Rp 5.96 triliun ($357 Juta) , Ubah Aturan Terbitkan Saham Biasa

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
26 Agt 2025
89 dibaca
2 menit
Strategy Beli Bitcoin Rp 5.96 triliun ($357 Juta) , Ubah Aturan Terbitkan Saham Biasa

Rangkuman 15 Detik

Strategi kembali ke praktik penerbitan saham untuk mendanai pembelian Bitcoin.
Perusahaan mengubah kebijakan penerbitan ekuitas untuk memberikan fleksibilitas dalam kondisi pasar.
Penerbitan saham preferen telah menjadi bagian penting dari strategi pendanaan bagi Strategi.
Perusahaan Strategy, yang sebelumnya bernama MicroStrategy, kembali membeli Bitcoin senilai 357 juta dolar AS minggu lalu. Dana untuk membeli Bitcoin ini diperoleh dengan menerbitkan saham biasa senilai 310 juta dolar AS, yang menandai kembalinya perusahaan ke strategi pendanaan tradisional setelah beberapa perubahan kebijakan baru-baru ini. Strategy mengubah aturan penerbitan sahamnya, yang sebelumnya membatasi penerbitan saham saat harga saham turun di bawah nilai tertentu. Kebijakan baru ini memberikan Strategy lebih banyak fleksibilitas dalam menerbitkan saham biasa, terutama saat sahamnya diperdagangkan dengan premi terhadap nilai Bitcoin yang dimiliki perusahaan. Aturan lama membatasi penerbitan saham jika premium berada di bawah 2,5 kali, namun kini aturan ini bisa diabaikan jika dianggap menguntungkan bagi perusahaan. Kebijakan ini diumumkan bersamaan dengan laporan keuangan kuartal kedua yang menunjukkan laba sebesar 10 miliar dolar AS. Harga saham Strategy sempat turun hampir 2,7% menjadi 348 dolar AS per saham, walaupun masih jauh lebih tinggi dibandingkan awal tahun, dengan kenaikan sekitar 20%. Sementara itu, harga Bitcoin sedang turun 1,6% dalam 24 jam terakhir tetapi tetap naik 20% sepanjang tahun. Saat saham Strategy diperdagangkan dengan premi terhadap nilai Bitcoin yang mereka miliki, perusahaan dapat menambah kepemilikan Bitcoin dengan cara menerbitkan saham biasa baru. Selain menerbitkan saham biasa, Strategy juga memperkenalkan berbagai jenis saham preferen sebagai sumber pendanaan baru. Terakhir, mereka berhasil mengumpulkan sekitar 47 juta dolar AS melalui penjualan saham preferen tersebut, yang memang membawa kewajiban pembayaran dividen. Namun, pendekatan ini menuai kritik dari beberapa analis yang mengibaratkan perusahaan seperti skema ponzi karena ketergantungan pendanaan pada penerbitan saham terus-menerus. Sebagai catatan, Strategy masih memiliki program penerbitan saham biasa dengan potensi penggalangan dana hingga 16,7 miliar dolar AS yang dapat dipergunakan kapan saja. Saat ini, mereka menguasai sekitar 632.500 Bitcoin senilai 70,5 miliar dolar AS. Pengamat menilai fleksibilitas baru ini membuat langkah pendanaan Strategy sulit diprediksi, sehingga para investor perlu berhati-hati dengan strategi pendanaan perusahaan ke depan.

Analisis Ahli

Andy Constan
Membandingkan Strategy dengan skema ponzi karena ketergantungan pada penerbitan saham untuk membayar dividen preferred stock yang rutin, yang menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan model bisnis perusahaan.