Aubrai: Mengubah Pendanaan Riset Usia Panjang Dengan Blockchain dan AI
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
25 Agt 2025
267 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Aubrai mengintegrasikan AI dengan penelitian longevitas untuk mempercepat penemuan.
Pendanaan terdesentralisasi dapat mengatasi kesenjangan antara penelitian dan praktik klinis.
Tokenisasi hasil penelitian menciptakan insentif baru untuk inovasi dalam bidang sains.
Penelitian untuk memperpanjang umur manusia sering menghadapi kesulitan besar dalam hal pendanaan karena pasar modal tradisional tidak tertarik pada investasi jangka panjang yang belum pasti hasilnya. Ini membuat banyak riset tema umur panjang bergantung pada donasi dan filantropi, yang kerap tidak mencukupi dan berkelanjutan.
Aubrai adalah program yang baru diluncurkan dengan memanfaatkan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung pendanaan riset secara terdesentralisasi. Sistem ini memungkinkan pemilik token ikut serta dalam pengambilan keputusan dan mendapat bagian dari hasil penemuan yang dikomersialisasi.
Kolaborasi antara VitaDAO, Bio Protocol, dan LEV Foundation milik Aubrey de Grey memungkinkan penggunaan data laboratorium yang belum dipublikasikan, sehingga Aubrai dapat menghasilkan hipotesis baru yang berpotensi lebih cepat dan relevan daripada metode konvensional.
Saat ini, Aubrai sudah diterapkan dalam proyek Robust Mouse Rejuvenation yang merupakan studi besar terkait peningkatan umur tikus dengan metode yang kompleks. AI membantu memberikan masukan menyeluruh, memperbaiki metodologi dan mempercepat proses riset yang biasanya membutuhkan waktu lama.
Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi terobosan di bidang biomedis dengan membuka jalan pendanaan alternatif yang lebih fleksibel dan transparan. Jika berhasil, model ini akan mempercepat pengembangan terapi umur panjang dan menunjukkan potensi DeSci sebagai solusi inovatif dalam riset ilmiah.
Analisis Ahli
Aubrey de Grey
Alternatif pendanaan seperti DAO dan DeSci sangat krusial untuk mendorong riset umur panjang karena mereka dapat menampung risiko jangka panjang dan menyelaraskan insentif untuk manfaat masyarakat.Paul Kohlhaas
Bio Protocol mengubah cara ilmuwan mendapatkan dana melalui tokenisasi dan blockchain, seperti Substack yang mengubah cara kreator mendapatkan penghasilan.