Flash Crash Bitcoin dan Prediksi Kuatnya Ethereum Pasca Penjualan Besar Whale
Finansial
Mata Uang Kripto
25 Agt 2025
292 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Penjualan besar oleh whale dapat secara drastis mempengaruhi harga Bitcoin.
Ethereum menunjukkan potensi pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan Bitcoin di pasar saat ini.
Likuidasi dalam pasar crypto menunjukkan betapa rentannya posisi trading yang menggunakan leverage.
Pada akhir pekan, harga Bitcoin turun tajam hingga di bawah Rp 1.85 miliar ($111,000) setelah seorang whale menjual 24.000 BTC senilai lebih dari Rp 5.01 triliun ($300 juta) ke sebuah platform bernama Hyperunite. Penjualan besar ini menyebabkan likuidasi besar-besaran pada posisi Bitcoin dan Ether di pasar, membuat pasar cryptocurrency mengalami tekanan jual yang sangat kuat.
Likuidasi yang terjadi mencapai lebih dari Rp 9.19 triliun ($550 juta) , di mana Rp 3.97 triliun ($238 juta) berasal dari posisi Bitcoin dan Rp 3.61 triliun ($216 juta) dari Ether. Penurunan ini juga membatalkan kenaikan harga yang sempat tercipta setelah pidato pejabat The Fed, Jerome Powell, pada hari Jumat sebelumnya. Bitcoin sempat menyentuh harga di bawah Rp 1.85 miliar ($111,000) sebelum akhirnya stabil kembali di kisaran Rp 1.88 miliar ($112,800) .
Sementara Bitcoin mengalami koreksi tajam, Ether (ETH) tetap cukup stabil dan bahkan naik 9% dalam sepekan terakhir sampai harga sekitar Rp 78.61 juta ($4,707) . Banyak analis melihat adanya rotasi investasi dari Bitcoin ke Ether yang didorong oleh spekulasi bahwa pemotongan suku bunga oleh The Fed akan lebih memperkuat Ethereum karena kapitalisasi pasarnya yang lebih kecil dan potensinya yang besar.
Para ahli seperti Jeff Mei dan Augustine Fan menekankan bahwa momentum Ethereum semakin kuat karena permintaan institusional dan peranan blockchain ini di berbagai aplikasi seperti stablecoin, tokenisasi, dan smart contract. Faktor ini menambah ekspektasi kenaikan harga Ether yang semakin nyata.
Samir Kerbage dari Hashdex menyatakan bahwa harga Ethereum yang terus naik menunjukkan adanya permintaan dari investor yang bukan hanya fokus pada Bitcoin. Target harga Rp 167.00 juta ($10,000) untuk ETH semakin banyak disebut sebagai kemungkinan di masa depan seiring dengan penguatan fundamental dan dukungan dari institusi keuangan besar.
Analisis Ahli
Jeff Mei
Ethereum memiliki potensi kenaikan lebih besar dari Bitcoin, terutama jika Fed menurunkan suku bunga yang akan mendorong uang beredar dan minat investasi pada aset berkapitalisasi pasar lebih kecil.Augustine Fan
Terjadi pergeseran struktural dalam permintaan publik untuk Ethereum yang mulai melampaui Bitcoin dalam beberapa aspek, terutama dilihat dari pergerakan rasio BTC/ETH yang mengindikasikan perubahan preferensi pasar.Samir Kerbage
Naiknya harga Ethereum menandakan permintaan investor yang meluas di luar Bitcoin, menjadikannya sebagai blockchain pilihan untuk stablecoin, tokenisasi, dan smart contract.