Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Trump Suntik Dana Rp146 Triliun ke Intel, Bisnis Chip Terancam Gulung Tikar

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
25 Agt 2025
184 dibaca
2 menit
Trump Suntik Dana Rp146 Triliun ke Intel, Bisnis Chip Terancam Gulung Tikar

AI summary

Investasi pemerintah sebesar US$9 miliar ke Intel mungkin tidak cukup untuk menyelamatkan divisi foundry.
Intel menghadapi tantangan besar dalam persaingan dengan TSMC dan Nvidia, terutama dalam teknologi chip AI.
Kepemilikan saham pemerintah di Intel mungkin lebih merugikan dibandingkan dengan pendanaan melalui CHIPS Act.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat keputusan besar dengan menginvestasikan hampir 9 miliar dolar AS ke Intel Corporation dan memperoleh 9,9% saham perusahaan tersebut. Tujuannya adalah untuk mendukung Intel agar dapat bersaing kembali dalam bisnis manufaktur chip, yang saat ini berada dalam kondisi sulit.Intel menghadapi masalah serius dalam proses produksi chip terbaru mereka, dikenal sebagai 18A, yang menghasilkan rasio chip layak jual atau yield yang rendah. Kondisi ini membuat perusahaan menanggung biaya tinggi dan kerugian yang sudah berlangsung selama enam kuartal berturut-turut.CEO Intel, Lip Bu Tan, menyatakan bahwa masa depan bisnis kontrak manufaktur chip Intel sangat bergantung pada adanya klien besar yang pasti memesan chip dalam volume besar. Tanpa klien-klien kunci tersebut, Intel mungkin harus meninggalkan bisnis foundry atau manufaktur chip pihak ketiga.Sejumlah analis mengingatkan bahwa meskipun pemerintah AS sudah memberikan dana besar, tanpa dukungan pelanggan utama, investasi ini tidak akan menyelamatkan divisi foundry Intel. Sementara itu, saham Intel sempat naik setelah pengumuman investasi pemerintah, namun kembali turun setelah rincian kesepakatan terungkap.Intel, yang sebelumnya menjadi simbol kejayaan industri chip AS, tertinggal dari perusahaan Taiwan TSMC dan pengembang chip AI seperti Nvidia. Dengan tantangan ini, masa depan Intel sangat bergantung pada keberhasilan mereka memperbaiki teknologi dan menarik pelanggan besar dalam waktu dekat.

Experts Analysis

Ryuta Makino
Kesepakatan investasi bukanlah uang gratis karena Intel harus memberikan imbalan saham, sehingga ini lebih merugikan dibanding pendanaan dari CHIPS Act.
Kinngai Chan
Tanpa adanya pelanggan besar yang mengamankan volume produksi, investasi pemerintah tidak akan cukup untuk menyelamatkan bisnis foundry Intel.
Editorial Note
Investasi pemerintah sebesar ini memang memberikan napas sementara bagi Intel, tapi tanpa strategi menarik pelanggan besar yang stabil, beban biaya produksi yang tinggi akan terus menggerus keuntungan. Intel perlu fokus memperbaiki teknologi manufakturnya dan membangun kemitraan strategis agar tetap relevan dalam perlombaan teknologi chip global.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.