AI summary
Sanksi AS terhadap China telah mendorong pengembangan industri nuklir yang mandiri di China. Kemajuan teknologi nuklir China menjadi tolok ukur yang sulit dicapai bagi negara-negara Barat. Pentingnya kolaborasi global dalam industri nuklir untuk mengatasi tantangan dan berbagi pengetahuan. Washington memberlakukan sanksi ketat terhadap perusahaan tenaga nuklir China, China General Nuclear Power Group (CGN), karena kekhawatiran terkait keamanan nasional. Sanksi ini termasuk blacklist sejak 2019 dan larangan atas lisensi peralatan yang membuat China sulit mengakses teknologi nuklir dari luar.Meski diberi sanksi, China berhasil mengubah tantangan ini menjadi peluang untuk mengembangkan keahlian dan produksi dalam negeri. Hasilnya, mereka berhasil menciptakan ekosistem energi nuklir yang mandiri dan efisien, dengan kapasitas produksi peralatan yang hampir seluruhnya berasal dari dalam negeri.Sama Bilbao y León, direktur World Nuclear Association, yang mengunjungi fasilitas nuklir China, terkesan dengan kemampuan dan skala industri nuklir China yang sangat maju. Ia menyebut kemajuan ini sebagai hasil yang ‘luar biasa’ yang terjadi meskipun ada tekanan internasional.Di sisi lain, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa saat ini mengalami kesulitan dalam pengembangan energi nuklir, dengan menghadapi masalah seperti keterlambatan proyek dan rantai pasok yang rapuh. Hal ini membuat dunia Barat kesulitan mengejar ketertinggalan teknologi nuklir dibandingkan China.Menurut Bilbao y León, solusi terbaik untuk mempercepat kemajuan energi nuklir adalah dengan mengedepankan kerja sama global di antara negara-negara, agar bisa saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik, bukan dengan menerapkan isolasi dan sanksi yang justru menghambat perkembangan teknologi.
Sanksi yang dijatuhkan AS terhadap China di sektor nuklir tampaknya justru menjadi boomerang karena memicu inovasi dan kemandirian teknologi di China. Saya melihat bahwa pendekatan isolasi seperti ini kurang efektif dan justru memperkuat rival geopolitik, sehingga kolaborasi internasional tetap menjadi kunci utama bagi kemajuan teknologi nuklir global.