Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dropbox Passwords Akan Tutup, Simak Cara Pindahkan Passwordmu Sekarang

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
23 Agt 2025
127 dibaca
2 menit
Dropbox Passwords Akan Tutup, Simak Cara Pindahkan Passwordmu Sekarang

AI summary

Pengguna Dropbox Passwords harus segera mengekspor kata sandi mereka sebelum layanan dihentikan.
Ada beberapa alternatif pengelola kata sandi yang dapat dipilih oleh pengguna yang terdampak.
Penghentian fitur pengelola kata sandi oleh Microsoft dan Dropbox mencerminkan tren di industri teknologi.
Password manager sangat membantu kita mengingat dan mengamankan berbagai password untuk banyak akun online. Namun, beberapa perusahaan besar kini menghentikan fitur manajemen password mereka, seperti Microsoft dan Dropbox yang baru-baru ini mengumumkan penghentian layanan Dropbox Passwords.Dropbox Passwords mulai 28 Agustus 2024 akan berubah menjadi mode hanya lihat (view-only), artinya kamu tidak bisa lagi menambah password baru atau menggunakan fitur autofill. Pada 11 September aplikasi Dropbox Passwords akan berhenti berfungsi di smartphone, dan akan sepenuhnya ditutup pada 28 Oktober 2024.Jika kamu pengguna Dropbox Passwords, kamu harus segera mengekspor semua passwordmu ke dalam file CSV. Ekspor bisa dilakukan melalui aplikasi smartphone atau ekstensi browser. Setelah itu, kamu harus mengimpor file tersebut ke password manager lain untuk menghindari kehilangan data.Ada banyak pilihan password manager alternatif seperti 1Password, Bitwarden, Dashlane, dan lain-lain yang bisa kamu pilih. Dropbox pun merekomendasikan 1Password sebagai alternatif untuk pengguna mereka. Pastikan proses impor mengikuti petunjuk setiap password manager baru.Dari kejadian ini kita belajar bahwa penting untuk selalu siap dengan cadangan data dan siap beradaptasi dengan perubahan layanan teknologi. Memilih password manager yang fokus pada keamanan dan terus berkembang akan menguntungkan pengguna dalam jangka panjang.

Experts Analysis

Bruce Schneier
Penting bagi pengguna untuk selalu mengandalkan password manager yang reputasinya sudah teruji dan fokus pada keamanan. Penghapusan fitur dari produk besar menunjukkan bahwa fokus harus pada spesialisasi agar keamanan benar-benar terjaga.
Eva Velasquez (CEO Identity Theft Resource Center)
Ketika layanan seperti Dropbox Passwords berhenti beroperasi, itu adalah pengingat bahwa pengguna harus memiliki kontrol penuh atas data mereka dan rutin melakukan backup serta migrasi data untuk menghindari kehilangan akses.
Editorial Note
Menghentikan fitur manajemen password oleh Microsoft dan Dropbox menandakan betapa sulitnya menggabungkan layanan password manager yang menguntungkan dengan produk utama tanpa mengurangi pengalaman pelanggan. Di sisi lain, ini membuka peluang bagi password manager khusus yang punya fokus penuh pada inovasi dan keamanan untuk mengisi kekosongan pasar yang ditinggalkan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.