Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Rekrut Pemimpin AI Apple untuk Perkuat Divisi Superintelligence

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
22 Agt 2025
25 dibaca
1 menit
Meta Rekrut Pemimpin AI Apple untuk Perkuat Divisi Superintelligence

Rangkuman 15 Detik

Meta terus memperkuat tim AI-nya dengan merekrut eksekutif dari Apple.
Frank Chu memiliki pengalaman yang signifikan dalam pengembangan AI di Apple.
Pergerakan karyawan dari Apple ke Meta menunjukkan persaingan ketat dalam industri teknologi AI.
Meta Platforms kini merekrut Frank Chu, seorang eksekutif senior AI dari Apple, untuk memperkuat divisi khusus mereka bernama Meta Superintelligence Labs. Perekrutan ini terjadi saat Meta juga memberlakukan pembekuan jumlah karyawan di divisi tersebut. Frank Chu dikenal memimpin tim AI Apple yang fokus pada pengembangan infrastruktur cloud, pelatihan model AI, dan fungsi pencarian. Ia juga turut terlibat dalam pengembangan fitur search untuk asisten virtual Siri dan layanan hiburan Apple. Chu merupakan setidaknya karyawan keenam dari Apple di bidang pengembangan model AI yang hijrah ke Meta. Sebelumnya, Meta juga sudah merekrut Ruoming Pang yang memimpin tim model AI di Apple. Meski upaya perekrutan talenta ini menandakan strategi agresif dari Meta, Apple dan Meta sendiri belum memberikan komentar resmi terkait berita ini. Saham kedua perusahaan juga tidak menunjukkan perubahan besar akibat berita ini. Langkah Meta untuk merekrut senior AI dari Apple ini mencerminkan persaingan sengit memperebutkan talenta terbaik di bidang kecerdasan buatan, yang kedepannya bisa mempengaruhi laju inovasi dan perkembangan teknologi AI di kedua perusahaan besar tersebut.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Peralihan talenta AI dari satu perusahaan besar ke perusahaan lain adalah fenomena yang alami dalam industri ini, dan ini dapat mempercepat inovasi karena transfer pengetahuan yang terjadi.
Fei-Fei Li
Penting bagi perusahaan untuk tidak hanya fokus pada perekrutan tetapi juga membangun budaya yang mendukung riset jangka panjang agar hasilnya berdampak signifikan.