Google dan Meta Bersatu Investasi 10 Miliar USD untuk Bangun Infrastruktur AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
22 Agt 2025
134 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kesepakatan besar antara Google dan Meta mencerminkan kebutuhan mendesak untuk infrastruktur AI.
Meta berinvestasi besar dalam pengembangan teknologi AI dengan membangun data center secara cepat.
Pembangunan infrastruktur AI oleh Meta menunjukkan persaingan yang ketat dalam mencapai kecerdasan umum (AGI).
Meta Platforms menandatangani kesepakatan senilai 10 miliar dolar AS dengan Google untuk menggunakan layanan cloud Google. Kerja sama ini bertujuan memenuhi kebutuhan kapasitas komputasi besar yang diperlukan Meta dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Meta akan memanfaatkan berbagai layanan Google Cloud, termasuk server, penyimpanan data, dan jaringan, sebagai bagian dari rencana besar perusahaan untuk membangun data center yang sangat besar dan cepat.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengungkapkan rencana investasi ratusan miliar dolar untuk membangun pusat data dalam jumlah besar guna mengakselerasi pengembangan AI, termasuk proyek membangun data center menggunakan tenda prefab agar bisa beroperasi lebih cepat.
Kebutuhan infrastruktur ini muncul karena Meta ingin mencapai kecerdasan buatan general (AGI) yang bisa menyaingi kecerdasan manusia. Bahkan, Meta juga pernah menjual aset data center senilai 2 miliar dolar untuk pendanaan tambahan.
Langkah Meta ini mirip dengan strategi Elon Musk yang juga pernah membangun pabrik Tesla di dalam tenda untuk memenuhi permintaan tinggi. Kesepakatan dengan Google ini memperkuat posisi Meta dalam perlombaan teknologi AI global.
Analisis Ahli
Dylan Patel (CEO SemiAnalysis)
Karena keterbatasan daya listrik, kapasitas data center, dan pekerja konstruksi, Meta mulai membangun data center di dalam tenda untuk mempercepat operasional.

