Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bandingkan AT&T dan Verizon: Siapa Lebih Siap Kuasai Pasar 5G dan Fiber?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (7mo ago) investment-and-capital-markets (7mo ago)
21 Agt 2025
259 dibaca
2 menit
Bandingkan AT&T dan Verizon: Siapa Lebih Siap Kuasai Pasar 5G dan Fiber?

Rangkuman 15 Detik

Baik Verizon maupun AT&T sedang memperkuat infrastruktur 5G dan memperluas jangkauan broadband fiber.
Kompetisi di pasar 5G semakin ketat, dengan T-Mobile sebagai salah satu pesaing utama.
Kolaborasi dengan perusahaan teknologi seperti Microsoft dan Google Cloud menjadi kunci untuk meningkatkan layanan dan pengalaman pelanggan.
Verizon dan AT&T adalah dua raksasa telekomunikasi di Amerika Serikat yang sedang bersaing ketat dalam mengembangkan jaringan 5G dan layanan fiber broadband untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh. Perusahaan-perusahaan ini fokus pada inovasi teknologi dan memperluas cakupan layanan mereka untuk menarik lebih banyak pelanggan dari segmen bisnis dan konsumen. AT&T berupaya memperkuat infrastrukturnya dengan membangun jaringan 5G nasional yang berbasis standar terbuka lewat kolaborasi dengan Ericsson dan Microsoft. Mereka juga memperluas jaringan fiber broadband yang kini mencapai 30 juta lokasi di seluruh AS dengan tujuan meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan. Di sisi lain, Verizon mengandalkan spektrum milimeter yang luas, jaringan fiber yang kuat, dan teknologi small cell untuk menyediakan layanan 5G Ultra-Wideband unik yang berkecepatan tinggi. Mereka juga menerapkan strategi segmentasi pelanggan dan fitur AI untuk meningkatkan retensi dan pendapatan rata-rata tiap pelanggan. Meskipun persaingan ketat menyebabkan tekanan pada margin keuntungan, kedua perusahaan berkomitmen melakukan investasi besar agar bisa bersaing dengan operator lain seperti T-Mobile yang sudah lebih dulu menguasai pasar 5G nasional. Perkembangan ini penting untuk memanfaatkan tren pertumbuhan pasar telekomunikasi AS yang diproyeksikan tumbuh pesat hingga 2030. Dari sisi valuasi, saham Verizon dipandang lebih murah berdasarkan rasio harga terhadap pendapatan ke depan. Namun, AT&T menunjukkan kenaikan harga saham yang lebih signifikan sepanjang tahun terakhir serta mendapatkan revisi estimasi yang positif. Ini membuat AT&T saat ini dipandang lebih menarik sebagai pilihan investasi bagi sebagian analis.

Analisis Ahli

Sanjay K. Jha
Sebagai mantan eksekutif Verizon dan CEO GlobalFoundries, Jha menilai Verizon memiliki keunggulan di spektrum jaringan dan infrastruktur fiber yang membuat mereka unggul dalam layanan 5G Ultra-Wideband, tetapi harus mempertimbangkan efisiensi biaya.
Hans Vestberg
CEO Verizon percaya investasi dalam teknologi 5G dan edge computing akan membuka peluang besar untuk layanan masa depan, termasuk di kendaraan terhubung dan IoT, yang dapat merevolusi segmen enterprise.