Microsoft Perkenalkan Xbox Ally: Gaming Konsol di Perangkat Windows Genggam
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
22 Agt 2025
141 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Xbox Ally menawarkan pengalaman bermain game yang lebih terintegrasi dengan Windows 11.
Microsoft berusaha menyederhanakan penggunaan Windows pada perangkat genggam dengan antarmuka yang lebih ramah pengguna.
Ada tantangan dalam menyembunyikan kompleksitas Windows saat mengembangkan pengalaman seperti konsol untuk perangkat genggam.
Microsoft dan Asus baru saja meluncurkan Xbox Ally, perangkat genggam gaming yang menggabungkan sistem operasi Windows 11 dengan antarmuka Xbox yang dioptimalkan supaya pengalaman bermain lebih lancar seperti konsol. Di balik tampilan Xbox yang fullscreen, sebenarnya ada Windows yang berjalan secara tersembunyi, memudahkan pengguna memasukkan PIN dan langsung masuk ke pengalaman gaming tanpa harus berurusan dengan desktop Windows.
Xbox Ally menggunakan Game Bar sebagai pusat pengontrolan pengalaman gamingnya yang serupa dengan konsol Xbox tradisional. Ini juga menghemat penggunaan memori lebih dari 2GB karena desktop Windows dan aplikasi yang tidak perlu tidak dimuat saat mode Xbox aktif. Pengguna masih bisa beralih ke desktop Windows jika ingin menginstall aplikasi lain seperti Discord atau Steam, tapi tentu memerlukan reboot agar efisiensi memori maksimal kembali.
Meskipun sudah ada beberapa kemajuan, Xbox Ally masih menghadapi beberapa bug dan masalah kecil seperti gangguan tombol Xbox dan crash game. Microsoft berjanji akan memperbaiki masalah ini sebelum peluncuran resmi perangkat pada 16 Oktober nanti. Perangkat ini juga menghadirkan opsi boot default selain Xbox, memungkinkan peluncur seperti Steam dipakai langsung sebagai home app.
Sayangnya, fitur seperti Quick Resume ala Xbox Series X belum hadir di Xbox Ally, jadi kemampuan melanjutkan permainan setelah mode standby atau hibernasi masih terbatas. Namun ini diharapkan menjadi awal dari rencana besar Microsoft untuk menggabungkan Windows dan Xbox dalam satu ekosistem perangkat gaming yang lebih menyatu, mencakup handheld, PC, dan konsol.
Di samping hal utama soal Xbox Ally, artikel juga membahas beberapa update terkait Microsoft seperti peningkatan dark mode Windows 11, rencana Xbox Cloud Gaming lebih terjangkau, tambahan AI dalam Excel, penambahan fitur pada Microsoft Teams, serta peristiwa penangkapan pegawai Microsoft dalam demo yang berkaitan dengan kontrak perusahaan dengan Israel. Semua ini menunjukkan Microsoft terus aktif mengembangkan banyak aspek teknologinya secara bersamaan.
Analisis Ahli
Jason Ronald
Menginginkan Xbox Cloud Gaming menjadi lebih terjangkau dan aksesibel, menunjukkan arah Microsoft dalam memperluas ekosistem gaming di luar perangkat keras tradisional.Mustafa Suleyman
Memberikan peringatan etis tentang perkembangan AI, walaupun tidak terkait langsung dengan Xbox Ally, ini menunjukkan perhatian Microsoft terhadap teknologi secara luas.
