Apple TV Plus Naik Harga, Langganan Bulanan Jadi 12,99 Dolar
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
21 Agt 2025
44 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Apple TV Plus mengalami peningkatan harga langganan dari $9.99 menjadi $12.99 per bulan.
Pelanggan baru akan dikenakan harga baru segera, sedangkan pelanggan lama akan melihat perubahan setelah siklus penagihan mereka berakhir.
Apple TV Plus terus menambah konten dengan ratusan program asli dan ribuan jam pemrograman premium.
Apple baru-baru ini mengumumkan bahwa harga langganan bulanan untuk layanan streaming Apple TV Plus naik dari 9,99 dolar AS menjadi 12,99 dolar AS. Kenaikan tersebut merupakan kenaikan sebesar 3 dolar yang mulai berlaku segera untuk pelanggan baru dan berlaku setelah 30 hari bagi pelanggan lama setelah siklus penagihan mereka selesai.
Kenaikan harga ini tidak berdampak pada paket langganan tahunan Apple TV Plus serta paket gabungan Apple One, yang tetap menggunakan harga yang sama. Apple sendiri menyatakan bahwa sejak diluncurkan, Apple TV Plus telah berkembang dengan berbagai konten original yang menarik dan bebas iklan.
Meskipun mengalami kenaikan harga, laporan dari The Information menyebutkan bahwa Apple TV Plus masih mengalami kerugian mencapai 1 miliar dolar AS per tahun. Kenaikan ini merupakan yang ketiga kalinya sejak peluncuran layanan ini pada tahun 2019 dengan harga awal 4,99 dolar AS per bulan.
Perusahaan lain seperti NBCUniversal juga melakukan kenaikan harga pada layanan streaming mereka, Peacock, yang menaikkan harga sebesar 3 dolar pada bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan tren umum di industri streaming dalam menyesuaikan harga agar tetap menguntungkan dan dapat berinvestasi dalam konten.
Apple berharap dengan kenaikan harga ini, mereka dapat terus mengembangkan koleksi konten premium dan mempertahankan pelanggan dengan menawarkan ribuan jam program berkualitas yang selalu diperbarui setiap minggu tanpa iklan yang mengganggu pengalaman menonton.
Analisis Ahli
Daniel Ahmad, Industry Analyst
Kenaikan harga ini mencerminkan tekanan yang dihadapi platform streaming baru untuk bersaing dengan raksasa seperti Netflix dan Disney+. Tanpa strategi konten yang solid dan nilai tambah yang jelas, risiko kehilangan pelanggan tetap ada.
