AI summary
Nuro berhasil mengumpulkan $203 juta dalam putaran pendanaan Seri E. Nuro beralih fokus dari memiliki armada pengiriman menjadi melisensikan teknologi otonom. Investasi dari Uber menunjukkan kepercayaan pada potensi teknologi Nuro dalam layanan robotaxi. Nuro, perusahaan teknologi otonom asal Silicon Valley, baru saja mengumumkan tambahan dana sebanyak 97 juta dolar AS untuk melengkapi putaran pendanaan Seri E-nya yang sudah mencapai 203 juta dolar AS. Pendanaan ini melibatkan investor baru seperti Nvidia dan Uber serta para investor lama seperti Baillie Gifford. Nvidia sendiri sudah lama bekerja sama dengan Nuro melalui teknologi GPU dan platform komputasi terbaru mereka.Perusahaan ini telah mengumpulkan total dana sebesar 2,3 miliar dolar AS sejak berdiri. Namun, valuasi mereka saat ini di angka 6 miliar dolar AS, turun sekitar 30% dari valuasi tertinggi mereka di 2021 yang mencapai 8,6 miliar dolar AS. Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi industri kendaraan otonom, terutama dalam kondisi ekonomi yang menekan investasi ratusan juta dolar yang sebelumnya mudah diperoleh.Pada tahun-tahun terakhir, Nuro menghadapi tekanan yang memaksa mereka untuk beradaptasi dengan melakukan beberapa putaran PHK dan merevisi strategi bisnis. Mereka meninggalkan rencana untuk mengoperasikan armada robot pengantar sendiri dan beralih fokus pada lisensi teknologi kepada produsen mobil dan penyedia layanan pengantaran dan ride-hailing. Strategi ini terbukti mulai menghasilkan hasil positif dengan dukungan investasi besar dari Uber.Uber juga mengumumkan rencananya untuk meluncurkan layanan robotaxi dengan menggunakan mobil listrik Lucid Gravity yang dibekali teknologi otonom dari Nuro. Dalam kesepakatan ini, Uber berinvestasi 300 juta dolar AS di Lucid dan berjanji membeli minimal 20.000 unit mobil dalam enam tahun ke depan. Bagian dari investasi Uber juga mengalir ke Nuro sebagai insentif untuk pencapaian target tertentu.Presiden dan salah satu pendiri Nuro, Dave Ferguson, optimis bahwa perusahaan dengan tim sekitar 700 orang ini siap memasuki fase pertumbuhan berikutnya dengan modal baru yang didapat. Fokus utama mereka adalah mengamankan kemitraan komersial yang lebih luas untuk mewujudkan teknologi otonom di skala global.
Perubahan strategi Nuro menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika pasar yang keras, terutama dalam sektor teknologi tinggi yang sangat kompetitif. Kolaborasi dengan perusahaan besar seperti Nvidia dan Uber adalah langkah cerdas yang dapat mempercepat adopsi teknologi mereka secara masif di masa depan.