Walmart Laporkan Pendapatan Naik Tapi Laba Merosot, Optimis ke Depan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
21 Agt 2025
200 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Walmart mengalami pertumbuhan pendapatan tetapi laba kuartal kedua tidak memenuhi ekspektasi.
Perusahaan mengandalkan eCommerce dan iklan untuk mendorong pertumbuhan di masa depan.
Walmart optimis dengan menaikkan proyeksi penjualan dan laba untuk tahun fiskal mendatang.
Walmart Inc. baru saja mengumumkan hasil keuangan kuartal kedua yang menunjukkan pendapatan melebihi ekspektasi analis, yakni mencapai 177,4 miliar dolar AS dibandingkan perkiraan 174,4 miliar dolar AS. Pertumbuhan pendapatan ini merupakan kenaikan 4,8% dari tahun sebelumnya yang menunjukkan kemajuan positif di tengah kondisi pasar yang kompetitif.
Namun, laba per saham yang disesuaikan untuk kuartal tersebut tercatat sebesar 0,68 dolar AS, lebih rendah dari prediksi analis sebesar 0,74 dolar AS. Penurunan laba ini disebabkan oleh berbagai faktor termasuk biaya hukum dan restrukturisasi yang membebani keuntungan operasional perusahaan.
Sektor eCommerce Walmart mengalami lonjakan signifikan sebesar 25% selama kuartal ini, didukung oleh layanan pengambilan di toko dan pengiriman yang semakin diminati pelanggan. Selain itu, bisnis iklan Walmart tumbuh pesat sebesar 46%, yang sebagian besar dipengaruhi oleh integrasi VIZIO dan ekspansi layanan Walmart Connect di Amerika Serikat.
Meskipun menghadapi tantangan finansial jangka pendek, Walmart menaikkan proyeksi penjualan tahun ini menjadi pertumbuhan 3,75% hingga 4,75% dalam mata uang konstan serta menaikkan prediksi laba per saham fiscal 2026 menjadi antara 2,52 dan 2,62 dolar AS. Namun, proyeksi ini masih sedikit di bawah konsensus analis.
Walmart juga mengantisipasi laba per saham kuartal ketiga sebesar 0,58-0,60 dolar AS, sedikit di atas prediksi analis sebesar 0,57 dolar AS. Hal ini menunjukkan optimisme berkelanjutan perusahaan bahwa investasi pada teknologi dan eCommerce akan memperkuat posisinya di pasar ritel global.
Analisis Ahli
Doug McMillon
Investasi strategis di eCommerce dan kemampuan digital menjadi kunci mempertahankan pertumbuhan dan relevansi Walmart di pasar ritel yang kompetitif.