Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

FieldAI Kumpulkan Dana Rp5,8 Triliun untuk Robot Otonom Berbasis Fisika

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
21 Agt 2025
175 dibaca
2 menit
FieldAI Kumpulkan Dana Rp5,8 Triliun untuk Robot Otonom Berbasis Fisika

Rangkuman 15 Detik

FieldAI mengumpulkan $405 juta dalam dua putaran pendanaan untuk mempercepat pengembangan robotika.
Startup ini fokus pada pengembangan model yang secara khusus dirancang untuk robotika dengan pendekatan yang mengutamakan keselamatan.
Permintaan untuk otomatisasi di berbagai industri semakin meningkat, mendorong FieldAI untuk memperluas operasinya secara global.
FieldAI, perusahaan startup robotika yang didukung oleh Bill Gates dan didanai oleh beberapa investor besar seperti Nvidia dan keluarga Jeff Bezos, baru saja mengumpulkan dana sebesar 405 juta dolar AS. Perusahaan ini telah beroperasi selama dua tahun dan kini bernilai 2 miliar dolar AS. Pendanaan ini didorong oleh permintaan tinggi dari pelanggan dan adopsi cepat platform mereka yang inovatif. Teknologi inti FieldAI disebut Field Foundation Models atau FFMs, yang merupakan model robot berbasis fisika. Model ini secara khusus dirancang untuk mengatasi ketidakpastian dan kendala fisik di lingkungan dunia nyata, sehingga robot bisa beroperasi dengan aman dan mandiri tanpa bergantung pada peta atau GPS. Startup ini telah merekrut banyak ahli dari perusahaan dan lembaga besar seperti DeepMind, Tesla, SpaceX, NASA, dan Amazon. Mereka mengembangkan teknologi robot yang dapat digunakan di berbagai sektor seperti konstruksi, energi, logistik, dan manufaktur, dengan kemampuan transfer yang mudah antar lingkungan kerja. Robot FieldAI sudah digunakan di banyak lokasi internasional, mulai dari Jepang, Eropa, hingga Amerika Serikat. Robot ini bekerja secara real-time dengan kecerdasan di sisi perangkat sehingga mampu mengambil keputusan langsung di lapangan. Hal ini membantu menyelesaikan masalah tenaga kerja, meningkatkan keselamatan, dan meningkatkan efisiensi operasional di berbagai industri. Dengan modal segar yang besar, FieldAI berencana memperluas jangkauan global, mengembangkan produk baru terutama di bidang locomotion dan manipulasi robot, serta menambah tenaga kerja hingga dua kali lipat. Mereka memposisikan diri sebagai pelopor dalam membawakan revolusi robotika yang berbasis pada kecerdasan otonom dan riset mendalam.

Analisis Ahli

Vinod Khosla
FieldAI berada di garis depan revolusi robotika dengan pendekatan praktis pada kecerdasan tubuh yang dapat mempercepat adopsi otomatisasi di banyak industri.
Jay Park
Model revolusioner FieldAI memungkinkan penerapan risiko yang sadar, sebuah elemen penting untuk pengembangan AI yang bisa diandalkan dalam interaksi dunia nyata.