AI summary
Hertz mulai menjual mobil bekas melalui Amazon Autos. Amazon Autos sebelumnya hanya menjual mobil baru dan bersertifikat. Hertz berencana untuk memperluas penjualan mobil bekas ke lebih banyak lokasi di AS. Hertz kini menjual mobil bekas dari armada rentalnya melalui Amazon Autos, platform belanja mobil terbaru dari Amazon. Langkah ini memudahkan pelanggan membeli kendaraan bekas secara online tanpa harus langsung ke showroom. Awalnya, Amazon Autos hanya menjual mobil baru dan bersertifikat dari Hyundai, namun kini menggandeng Hertz guna menawarkan berbagai merek mobil bekas.Pada tahap awal, mobil Hertz bisa dibeli secara online oleh pelanggan di empat kota besar Amerika Serikat yaitu Dallas, Houston, Los Angeles, dan Seattle. Pelanggan yang berada dalam radius 75 mil dari kota-kota ini sudah bisa mulai melihat dan membeli mobil dari Amazon Autos dengan jaminan pengambilan kendaraan dalam 3 hari di lokasi penjualan lokal Hertz.Rencana ke depan Hertz adalah memperluas penjualan mobil bekas ini ke hingga 45 lokasi di Amerika. Dengan begitu, ketersediaan mobil bekas Hertz di Amazon akan semakin menyebar dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Platform Amazon Autos memungkinkan proses pencarian, perbandingan harga, dan pembelian mobil jadi lebih mudah dan transparan bagi konsumen.Keunggulan kerjasama ini adalah penawaran mobil dari berbagai merek populer seperti Ford, Toyota, Chevrolet, dan Nissan, bukan terbatas pada satu merek saja. Ini memberikan pilihan lebih luas bagi pembeli yang ingin membeli mobil bekas berkualitas langsung dari armada rental yang terawat dengan baik.Transformasi digital seperti yang dilakukan Hertz dan Amazon Autos ini menunjukkan bagaimana industri otomotif mulai mengadopsi teknologi untuk meningkatkan akses pasar dan memberikan kemudahan dalam proses jual beli mobil. Diharapkan tren ini akan terus berkembang dan membawa perubahan positif bagi konsumen serta pelaku bisnis otomotif.
Langkah Hertz berjualan mobil bekas lewat Amazon Autos merupakan inovasi yang menjembatani e-commerce dan industri otomotif sekaligus mengurangi kebutuhan interaksi fisik dalam pembelian kendaraan. Ini bisa jadi model yang diikuti oleh perusahaan rental lain, mempercepat adopsi penjualan mobil bekas secara online di pasar Amerika dan global.