Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rencana Besar Stellantis: Mobil Hybrid, Listrik, dan Revitalisasi Merek Hingga 2035

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (7mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (7mo ago)
20 Agt 2025
224 dibaca
2 menit
Rencana Besar Stellantis: Mobil Hybrid, Listrik, dan Revitalisasi Merek Hingga 2035

Rangkuman 15 Detik

Stellantis berencana meluncurkan berbagai model baru dari merek-merek mereka hingga tahun 2030.
Merek seperti Lancia dan Maserati menghadapi tantangan dalam meningkatkan penjualan dan relevansi di pasar.
Pengembangan kendaraan listrik dan hibrida menjadi fokus utama bagi banyak merek di bawah Stellantis.
Stellantis sedang mengembangkan berbagai model mobil baru dari tahun 2025 hingga 2035, yang mencakup mobil listrik, hybrid, dan kendaraan konvensional dengan teknologi terbaru. Salah satu fokus utama adalah pengembangan platform FiatSmart Car yang akan digunakan untuk banyak model, termasuk pick-up dan mobil kecil baru seperti Fiat 500 Ibrida. Jeep, salah satu merek penting Stellantis, juga sedang melalui proses kebangkitan dengan peluncuran model baru seperti Compass J4U yang menawarkan berbagai pilihan powertrain dari MHEV, PHEV sampai EV dengan penggerak empat roda. Selain itu, teknologi baru seperti range extender untuk mesin enam silinder juga sedang dikembangkan. Lancia menghadapi tantangan besar dengan penurunan penjualan yang signifikan namun telah menyiapkan strategi baru melalui peluncuran model seperti Gamma dan Delta yang akan menawarkan varian hybrid dan sporty untuk menarik kembali pelanggan di pasar Eropa, khususnya Italia. Leapmotor, mitra Stellantis asal Tiongkok, menunjukkan pertumbuhan penjualan yang kuat di pasar domestik dan mulai memperluas produksi internasional. Ini menunjukkan potensi ekspansi kendaraan listrik di pasar global dengan harga yang kompetitif. Sementara itu, Maserati berada dalam posisi yang kurang pasti karena penundaan beberapa proyek EV dan pengalihan produksi untuk memberikan ruang bagi model baru Fiat. Masa depan Maserati masih tergantung pada kemampuan mereka dalam menyesuaikan dengan tren kendaraan listrik dan strategi Stellantis secara keseluruhan.

Analisis Ahli

Michael Dunne (Automotive Industry Analyst)
Stellantis harus terus memperkuat portofolio EV-nya sambil menjaga warisan merek tradisional agar tetap relevan di pasar yang cepat berubah. Investasi pada teknologi range extender dan strategi regional akan menjadi kunci keberhasilan mereka.
Mary Barra (CEO General Motors, analis pasar otomotif)
Fokus pada kendaraan listrik dan pemanfaatan platform modular adalah jalan ke depan bagi semua produsen besar. Stellantis perlu menjaga keseimbangan antara inovasi dan kebutuhan konsumen yang bervariasi di berbagai wilayah.