Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Material Kristal Baru yang Bisa "Bernafas" Buka Jalan Energi Bersih dan Bangunan Pintar

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (7mo ago) physics-and-chemistry (7mo ago)
17 Agt 2025
239 dibaca
2 menit
Material Kristal Baru yang Bisa "Bernafas" Buka Jalan Energi Bersih dan Bangunan Pintar

Rangkuman 15 Detik

Material baru dapat mengubah cara kita menggunakan energi dengan mengontrol oksigen.
Penemuan ini menunjukkan potensi besar dalam teknologi energi bersih dan material pintar.
Struktur kristal stabil dapat beroperasi dalam kondisi yang lebih praktis dibandingkan material sebelumnya.
Para ilmuwan dari Korea Selatan dan Jepang menciptakan material baru yang mampu menghirup dan menghembuskan oksigen tanpa henti. Material ini terdiri dari logam oksida strontium, besi, dan kobalt yang unik karena dapat beroperasi dalam kondisi yang lebih ringan dibandingkan material sejenis sebelumnya. Salah satu ciri utama material ini adalah kemampuannya untuk melepaskan dan menyerap oksigen secara berulang tanpa mengalami kerusakan struktur. Hal ini sangat penting untuk aplikasi seperti sel bahan bakar padat, yang menghasilkan listrik dari hidrogen dengan emisi rendah. Selain itu, material ini memungkinkan pengembangan perangkat baru seperti transistor termal yang bisa mengatur aliran panas sama seperti saklar listrik, serta jendela pintar yang bisa menyesuaikan panas masuk berdasarkan kondisi cuaca untuk meningkatkan efisiensi energi bangunan. Material ini tetap stabil karena hanya ion kobalt yang mengalami perubahan saat proses menyerap atau melepaskan oksigen. Proses ini dapat dibalik sepenuhnya sehingga materialnya dapat kembali seperti semula setiap kali oksigen dimasukkan kembali. Para ilmuwan menganggap penemuan ini sebagai langkah besar untuk menciptakan bahan pintar yang dapat beradaptasi secara real time, yang diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam bidang energi bersih, elektronik canggih, dan konstruksi ramah lingkungan.

Analisis Ahli

Hyoungjeen Jeen
Penemuan kemampuan 'bernapas' material ini membuka jalan baru dalam mengontrol oksigen secara real time yang sangat penting untuk energi bersih dan teknologi pintar.
Hiromichi Ohta
Ini adalah langkah maju menuju material pintar yang dapat beradaptasi secara dinamis, menunjang berbagai aplikasi teknologi masa depan.