Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Atom Ultra Dingin Tolak Termalisasi Meski Dijolok Berulang Kali

Sains
Fisika dan Kimia
InterestingEngineering InterestingEngineering
17 Agt 2025
297 dibaca
2 menit
Atom Ultra Dingin Tolak Termalisasi Meski Dijolok Berulang Kali

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini menunjukkan bahwa atom dingin dapat menantang hukum-hukum fisika klasik.
Menghindari thermalisation adalah kunci untuk menjaga sifat kuantum dalam teknologi masa depan.
Eksperimen ini membuka jalan untuk pemahaman lebih lanjut tentang perilaku banyak partikel dalam kondisi kuantum.
Para peneliti di University of Innsbruck melakukan eksperimen dengan sekitar 100.000 atom cesium yang sangat dingin, hanya beberapa miliaran derajat di atas nol mutlak. Pada kondisi ini, atom-atom tersebut tidak lagi bertingkah seperti partikel biasa, tapi mengikuti hukum mekanika kuantum yang aneh dan unik. Atom-atom ini dimasukkan ke dalam tabung mikroskopik yang hanya satu atom tebal, sehingga membentuk gas satu dimensi. Tim kemudian memberikan 'jolokan' menggunakan sinar laser berdenyut secara berulang-ulang, yang seharusnya membuat atom-atom itu menyebar dan memanas. Namun, hasilnya mengejutkan: momentum atom-atom tersebut berhenti menyebar dan tidak memanas seperti yang diperkirakan. Setelah beberapa waktu, atom-atom ini membeku dalam keadaan kuantum yang stabil dan bergerak seperti terikat bersama, menolak untuk menyebar atau kehilangan keteraturan. Penemuan ini berarti bahwa sistem kuantum tertentu dapat menghentikan proses termalisasi yang selama ini dianggap tak terelakkan, sesuatu yang mengancam koherensi dan stabilitas sistem kuantum. Ini adalah terobosan besar untuk mengembangkan perangkat kuantum seperti sensor dan komputer yang lebih tahan terhadap gangguan dan pemanasan. Saat ini, tim peneliti berencana mengeksplorasi lebih jauh dengan mengubah konfigurasi atom dan membiarkan atom bergerak antar tabung, untuk mengetahui apakah fenomena ini bersifat universal atau hanya terjadi dalam kondisi khusus. Penelitian ini berpotensi membuka babak baru dalam fisika kuantum dan teknologi kuantum masa depan.

Analisis Ahli

Robert Konik
Termalisasi biasanya menghapus fenomena kuantum, sehingga menemukan cara mencegahnya adalah terobosan besar bagi teknologi kuantum.