IM Motors Luncurkan LS6 Terbaru dengan Teknologi Baterai dan Range-Extender Canggih
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
17 Agt 2025
258 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
IM Motors meluncurkan LS6 dengan opsi BEV dan EREV untuk meningkatkan pangsa pasar.
Sistem Hengxing memberikan keunggulan dalam efisiensi dan jangkauan dibandingkan sistem EREV konvensional.
LS6 menawarkan jangkauan yang lebih panjang dibandingkan dengan pesaingnya, seperti Tesla Model Y.
IM Motors memperkenalkan pembaruan pada model LS6 yang kini tersedia dalam dua varian utama: baterai listrik murni (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV). Setiap varian menawarkan beberapa versi trim dengan pilihan performa dan jangkauan yang berbeda, memberi konsumen fleksibilitas dalam memilih kendaraan yang sesuai kebutuhan.
Varian BEV hadir dengan trim Pro dan Ultra, dimana Pro menggunakan baterai 76-kWh dengan jangkauan 404 mil, sedangkan Ultra yang lebih canggih menggunakan baterai 103-kWh dengan jangkauan 749.95 km (466 mil) dan performa akselerasi tinggi. Sementara itu, varian EREV mengusung teknologi range-extender Hengxing baru yang memungkinkan jangkauan total lebih jauh berkat kombinasi baterai besar dan efisiensi tinggi.
Teknologi Hengxing merupakan debut IM Motors pada model LS6 terbaru dengan baterai Freevoy Super Hybrid dari CATL yang lebih besar daripada kendaraan listrik pada umumnya. Varian EREV memiliki dua trim yakni Pro dan Max dengan jangkauan listrik antara 230 dan 280 mil, dan total kapasitas jangkauan mencapai 870 sampai 1501.51 km (933 mil) berkat penggunaan mesin penggerak tambahan.
Ketangguhan LS6 EREV dalam hal jangkauan jelas melampaui pesaing seperti Tesla Model Y yang memiliki kapasitas baterai 62,5 kWh dan jangkauan CLTC 369 mil. Dengan teknologi dan pilihan baterai ini, IM Motors memperkuat posisi sebagai merek premium yang menggabungkan teknologi canggih dan desain menarik yang ditujukan untuk pelanggan kelas atas di pasar kendaraan listrik.
IM Motors sendiri merupakan hasil kolaborasi Alibaba dan Zhangjiang Hi-Tech Park yang berdiri sejak 2020. Brand ini mulai dikenal tahun 2022 di Cina dan menunjukkan ambisi global dengan debut perdana di Geneva Motor Show 2024, walaupun belum menjual mobil di pasar Eropa. Strategi ini menandakan persaingan sengit akan terjadi antara IM Motors dengan merek besar seperti Tesla, terutama di segmen kendaraan listrik kelas atas.


