Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa CFO Harus Jadi Garda Terdepan Lawan Budaya Perusahaan Beracun

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (7mo ago) management-and-strategy (7mo ago)
15 Agt 2025
60 dibaca
2 menit
Mengapa CFO Harus Jadi Garda Terdepan Lawan Budaya Perusahaan Beracun

Rangkuman 15 Detik

Budaya organisasi yang sehat adalah kontrol terkuat dalam mengelola risiko.
CFO perlu memantau risiko budaya untuk mendukung keputusan strategis perusahaan.
Kolaborasi antara tim audit, kepatuhan, dan manajemen risiko sangat penting untuk mengelola risiko budaya secara efektif.
Budaya yang sehat sangat penting bagi stabilitas dan kesuksesan perusahaan, sementara budaya beracun bisa menjadi ancaman terbesar yang mengarah pada masalah dan skandal. Banyak perusahaan sadar bahwa budaya organisasi berpengaruh besar, namun mereka belum jelas siapa yang bertanggung jawab mengelola risiko ini. CFO berada dalam posisi yang strategis untuk mengambil alih pengelolaan risiko budaya karena fungsi-fungsi seperti manajemen risiko dan audit internal biasanya berada di bawahnya. Hal ini membuat CFO harus paham risiko budaya dan mampu mengomunikasikan dampak keuangan yang mungkin ditimbulkannya ke pimpinan dan dewan. Budaya di perusahaan tidak bersifat seragam dan bisa berbeda antar wilayah geografis maupun departemen. Tone dari pimpinan atas penting, namun tidak selalu diikuti di seluruh bagian perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk memantau budaya di berbagai unit bisnis guna mencegah lingkungan yang beracun. Audit internal disarankan untuk selalu memasukkan evaluasi budaya dalam setiap peninjauan mereka, karena budaya sering menjadi penyebab utama masalah yang ditemukan. Namun, tanggung jawab ini tidak dapat diserahkan sepenuhnya pada audit internal saja, melainkan harus kolaboratif dengan fungsi lain seperti risiko dan kepatuhan. Dalam era risiko yang semakin kompleks, seperti etika AI, ESG, dan norma kerja hybrid, CFO harus memastikan integrasi dan komunikasi antar fungsi risiko dan audit berjalan baik serta didukung teknologi yang terpadu. Ini akan membantu CFO memberi solusi yang menyeluruh dan menjaga kinerja serta reputasi perusahaan.

Analisis Ahli

Richard Chambers
Budaya menentukan bagaimana perusahaan beroperasi sehari-hari dan berperan sebagai penggerak utama kinerja bisnis jangka panjang. CFO harus sadar dan membantu CEO serta dewan dalam menghubungkan risiko budaya dengan implikasi keuangan secara nyata.