Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI Raih Valuasi Rp 8.35 quadriliun ($500 Miliar) lewat Penjualan Saham Karyawan Sebesar Rp 100.20 triliun ($6 Miliar)

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
YahooFinance YahooFinance
16 Agt 2025
133 dibaca
2 menit
OpenAI Raih Valuasi Rp 8.35 quadriliun ($500 Miliar)  lewat Penjualan Saham Karyawan Sebesar Rp 100.20 triliun ($6 Miliar)

Rangkuman 15 Detik

OpenAI berencana untuk menjual saham senilai $6 miliar kepada kelompok investor.
SoftBank berkomitmen untuk memimpin putaran pendanaan OpenAI senilai $40 miliar.
Model GPT-5 yang akan datang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan dan memperkuat posisi OpenAI di pasar.
OpenAI, pembuat ChatGPT, merencanakan penjualan saham senilai sekitar Rp 100.20 triliun ($6 miliar) yang berasal dari karyawan dan mantan karyawannya kepada grup investor besar seperti Thrive Capital, SoftBank, dan Dragoneer. Transaksi ini menaikkan valuasi perusahaan hingga mencapai Rp 8.35 quadriliun ($500 miliar) , sehingga OpenAI menjadi startup paling bernilai di dunia. Penjualan saham ini bertujuan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mendapatkan uang tunai tanpa harus membawa OpenAI ke jalur publik melalui IPO atau akuisisi. Hal ini penting mengingat persaingan ketat antara perusahaan teknologi dalam merekrut talenta AI terbaik dan mempertahankan mereka di dalam perusahaan. SoftBank menjadi pemain kunci dalam pendanaan ini dengan komitmennya memimpin putaran investasi sebesar Rp 668.00 triliun ($40 miliar) dan melakukan pembelian saham karyawan secara langsung dengan valuasi Rp 5.01 quadriliun ($300 miliar) sebelumnya. Hal ini menunjukkan keyakinan besar mereka pada keberhasilan dan pertumbuhan OpenAI. Pendapatan OpenAI diperkirakan akan meningkat drastis hingga mencapai Rp 212.09 triliun ($12,7 miliar) tahun ini, naik hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya, yang didorong oleh peluncuran model AI terbaru mereka, GPT-5. Optimisme ini mencerminkan potensi besar bisnis AI dan teknologi yang dikembangkan di masa depan. CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa perusahaan ingin menginvestasikan triliunan dolar untuk infrastruktur AI di masa mendatang dan siap menghadapi tantangan skeptisisme dari para ekonom. Mereka ingin fokus pada inovasi teknologi yang bisa mengubah dunia.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Strategi penjualan saham ini sangat penting untuk menjaga stabilitas talenta di industri AI yang kian kompetitif sekaligus menghindari tekanan IPO yang bisa mengganggu fokus pengembangan teknologi.
Fei-Fei Li
Mendukung karyawan untuk mendapatkan likuiditas adalah kunci keberhasilan startup teknologi saat ini, terutama dalam arena AI yang berkembang sangat cepat dan membutuhkan investasi jangka panjang.