Pemerintah AS Ingin Ambil Saham di Intel Demi Perkuat Produksi Chip Nasional
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
15 Agt 2025
240 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk mengambil saham di Intel untuk mendukung produksi semikonduktor dalam negeri.
Kekhawatiran terhadap hubungan CEO Intel dengan China memicu permintaan pengunduran dirinya.
Ohio akan menjadi lokasi pabrik chip baru yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi Intel di AS.
Pemerintahan Trump dilaporkan sedang berdiskusi untuk mengambil saham di Intel sebagai bagian dari upaya memperkuat produksi chip di Amerika Serikat, khususnya pabrik canggih Intel yang tertunda di Ohio. Ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat kemandirian teknologi.
Sebelum kabar ini, Presiden Donald Trump meminta CEO Intel Lip-Bu Tan mengundurkan diri, memicu ketegangan. Alasan yang disinyalir adalah adanya kekhawatiran terkait hubungan CEO tersebut dengan China, sungguh menambah dimensi politik pada bisnis teknologi ini.
Senator AS Tom Cotton turut menyoroti masalah tersebut dengan menulis surat kepada dewan Intel terkait klaim hubungan CEO dengan China. Hal ini menambah tekanan terhadap Intel dan memaksa perusahaan melakukan pertemuan dan klarifikasi dengan pemerintahan Trump.
Pada pertemuan 11 Agustus, CEO Intel berusaha meyakinkan pemerintah AS bahwa perusahaan akan bekerja sama untuk mendorong produksi domestik dan keamanan nasional. Dari pertemuan itu, muncul pembicaraan soal kemungkinan pemerintah mengambil bagian kepemilikan di Intel.
Intel secara resmi tidak mengomentari rumor ini, namun menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintahan Trump dalam memperkuat teknologi dan manufaktur AS. Situasi ini menunjukkan ketegangan antara dunia bisnis dan politik di sektor teknologi tinggi.
Analisis Ahli
Dr. Michael Robinson (Pengamat Industri Semikonduktor)
Langkah pemerintah AS memiliki sisi positif dalam memastikan keamanan pasokan chip nasional, namun perlu ada keseimbangan agar keputusan bisnis tetap berjalan tanpa tekanan politik yang berlebihan.
