AI summary
Perovskite indoor photovoltaics (PIPV) menawarkan efisiensi konversi daya yang tinggi dan umur panjang yang menjanjikan untuk perangkat elektronik kecil. Strategi peningkatan stabilitas perangkat melalui penggunaan SAM menunjukkan potensi dalam pengembangan teknologi fotovoltaik. Integrasi PIPV dengan perangkat mandiri dapat mewujudkan aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari, meskipun diperlukan penyimpanan energi untuk operasi yang berkelanjutan. Ilmuwan dari China berhasil mengembangkan teknologi baru untuk perovskite indoor photovoltaics (PIPV) yang mampu mengubah cahaya dalam ruangan menjadi listrik dengan efisiensi daya konversi sebesar 42,01%. Ini merupakan rekor tertinggi untuk jenis teknologi ini dan sangat menjanjikan untuk aplikasi perangkat IoT yang membutuhkan energi rendah namun stabil.Untuk meningkatkan stabilitas perangkat, para peneliti menggunakan strategi inovatif yang disebut hybrid-interlocked self-assembled monolayer (SAM). Teknik ini memperkuat ikatan antara material SAM dan permukaan indium tin oxide (ITO), yang menjadi substrat utama perovskite, sehingga perangkat menjadi lebih tahan lama hingga sekitar 6000 jam dalam simulasi siklus cahaya siang-malam.Keunggulan PIPV ini sudah diuji secara praktis dengan menggerakkan LED kuning dan elektronik yang biasa digunakan sebagai label harga elektronik. Karena kebutuhan tegangan label harga elektronik berada di kisaran 2,4 hingga 3,6 volt, maka dengan menghubungkan tiga sub-sel secara seri, PIPV mampu memberikan tegangan yang diperlukan di bawah pencahayaan lampu meja.Namun, salah satu kendala utama penggunaan PIPV adalah ketergantungannya terhadap keberadaan cahaya. Ketika perangkat berada dalam gelap, maka PIPV tidak bisa menyediakan listrik. Oleh karena itu, integrasi dengan penyimpanan energi seperti baterai lithium-ion menjadi langkah penting agar perangkat bisa terus beroperasi secara terus-menerus.Para peneliti optimis bahwa inovasi ini membuka jalan bagi kemajuan teknologi energi mikro dalam ruangan dan siap untuk dikembangkan agar dapat dimasukkan ke dalam produk komersial yang mendukung kehidupan pintar dan efisien energi di masa depan.
Pengembangan teknologi PIPV ini merupakan langkah maju yang sangat penting, karena efisiensi 42,01% di indoor lighting adalah terobosan yang dapat mengubah paradigma pasokan energi untuk perangkat kecil. Namun, aspek penyimpanan energi tetap menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan untuk memastikan perangkat IoT dapat beroperasi secara mulus dalam kondisi pencahayaan variatif atau gelap.