Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Caltech Kembangkan Memori Kuantum Dengan Simpanan Gelombang Suara 30 Kali Lebih Lama

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (7mo ago) physics-and-chemistry (7mo ago)
14 Agt 2025
114 dibaca
2 menit
Caltech Kembangkan Memori Kuantum Dengan Simpanan Gelombang Suara 30 Kali Lebih Lama

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini menunjukkan potensi osilator mekanik sebagai solusi untuk memori kuantum yang lebih baik.
Memori kuantum yang baru dapat menyimpan informasi hingga 30 kali lebih lama dibandingkan metode yang ada saat ini.
Kolaborasi internasional penting dalam pengembangan teknologi penyimpanan data kuantum untuk masa depan.
Para peneliti di Caltech telah menemukan cara baru untuk memperpanjang waktu penyimpanan data kuantum dengan menggunakan getaran suara sebagai media penyimpanan. Metode ini mengubah sinyal listrik dari qubit menjadi getaran mekanik yang berlangsung lebih lama dari biasanya. Superconducting qubit yang digunakan dalam komputasi kuantum saat ini memiliki waktu penyimpanan yang terbatas, sehingga sulit untuk menyimpan informasi dalam waktu lama. Dengan menghubungkan qubit pada sebuah oscillator mekanik yang bergetar seperti garpu tala mini, informasi kuantum ini dapat disimpan sebagai gelombang suara. Oscillator yang dibuat memiliki frekuensi gigahertz, sama dengan qubit, dan berfungsi efektif pada suhu sangat rendah. Karena gelombang suara melambat dan tidak terlepas ke udara, kehilangan energi dan gangguan sangat minim, membuat memori lebih stabil dan tahan lama. Hasil pengujian menunjukkan memori ini mampu memperpanjang kohesi data hingga 30 kali dibandingkan metode qubit konvensional. Penemuan ini membuka peluang untuk menciptakan memori kuantum yang kompak dan dapat diskalakan dalam komputer kuantum masa depan. Meskipun saat ini kecepatan transfer data masih perlu ditingkatkan, para peneliti sudah punya rencana untuk mengatasi hal ini. Penemuan mereka sangat penting dalam pengembangan teknologi komputasi kuantum dan menuju internet kuantum di masa depan.

Analisis Ahli

Mohammad Mirhosseini
Menggunakan oscillator mekanik sebagai memori kuantum adalah lompatan besar karena menggabungkan stabilitas getaran akustik dengan kemampuan qubit untuk komputasi, yang sangat potensial untuk skala besar.
John Preskill
Peningkatan masa simpan qubit hingga puluhan kali lipat membuka banyak kemungkinan baru, namun integrasi teknologi ini dengan sistem kuantum yang kompleks masih perlu diuji lebih lanjut.