Bitcoin Melonjak ke Rekor Baru Didukung Regulasi Kripto AS dan Kebijakan Fed
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Agt 2025
74 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin dan Ether mencapai harga tertinggi baru-baru ini berkat harapan akan regulasi yang lebih mendukung.
Kembalinya Donald Trump ke kursi kepresidenan berdampak positif pada pasar kripto.
Regulasi baru dapat membuka akses lebih luas untuk investasi aset kripto, termasuk dalam akun pensiun.
Bitcoin mencatat rekor harga tertinggi baru di awal perdagangan Asia, menembus angka lebih dari Rp 2.07 juta ($124.000) . Peningkatan ini didorong oleh harapan penurunan suku bunga dari Federal Reserve yang meningkatkan daya tarik aset kripto sebagai investasi.
Pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump mengambil langkah penting dengan mengeluarkan perintah eksekutif untuk memudahkan akses aset kripto dalam akun pensiun 401(k). Ini menjadi salah satu reformasi finansial yang mendukung pertumbuhan pasar kripto.
Selain Bitcoin, token kripto unggulan lainnya, Ether, juga mencatat harga tertinggi sejak akhir 2021 yang menunjukkan minat dan kepercayaan pasar yang meningkat terhadap aset digital secara keseluruhan.
Pascakeputusan politik di AS dan reformasi regulasi seperti aturan stablecoin, pasar kripto global kini berkapitalisasi lebih dari Rp 69.81 quadriliun ($4,18 triliun) , mengalami pertumbuhan signifikan dari Rp 41.75 quadriliun ($2,5 triliun) sejak November 2024.
Meski potensi keuntungan besar terlihat menjanjikan, investor harus tetap waspada terhadap risiko volatilitas yang tinggi di pasar kripto, terutama jika dimasukkan bahkan ke dalam instrumen keuangan konservatif seperti dana pensiun.
Analisis Ahli
Tony Sycamore
Pemotongan suku bunga Fed akan memperkuat fundamental harga Bitcoin dan membuka jalan menuju target harga $150.000, ditopang juga oleh dukungan regulasi dan pembelian institusional.