Apple Ungkap Robot AI dan Smart Home Canggih untuk Saingi Google dan Amazon
Teknologi
Kecerdasan Buatan
14 Agt 2025
266 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Apple sedang memperluas fokusnya pada kecerdasan buatan dengan peluncuran berbagai perangkat baru.
Robot meja yang direncanakan akan bertindak sebagai pendamping virtual dengan kemampuan interaksi yang lebih baik.
Pembaruan Siri dan perangkat pintar baru diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna di rumah.
Apple sedang menyiapkan peluncuran besar di bidang kecerdasan buatan dan perangkat teknologi rumah yang canggih. Mereka berencana mengeluarkan robot tabletop yang dapat bergerak dan berinteraksi layaknya manusia, dengan Siri versi baru yang lebih pintar dan responsif.
Robot ini memiliki layar horizontal sekitar 7 inci pada lengan motorized yang bisa mengikut pengguna dan menyimak percakapan sepanjang hari. Siri yang digunakan pada perangkat tersebut dirancang agar bisa ikut dalam diskusi dan mengingat informasi penting.
Selain robot, Apple juga akan meluncurkan smart display non-robotik bernama J490 yang dilengkapi berbagai fungsi seperti memutar musik, mencatat, kontrol rumah, hingga video call, dengan sistem operasi baru yang mendukung pengenalan wajah dan widget personal.
Apple turut mengembangkan kamera keamanan dan doorbell pintar yang bisa mengenali wajah dan menggunakan sensor inframerah untuk mendeteksi orang, yang terhubung dengan layanan iCloud+ untuk menyimpan data dengan aman.
Apple berharap rangkaian produk ini bisa menguatkan posisi mereka di pasar smart home yang selama ini dikuasai Amazon dan Google. Perangkat dan teknologi AI baru ini kemungkinan mulai dirilis tahun depan hingga 2027.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Dengan pendekatan Apple yang menggabungkan hardware dan software secara erat, mereka berpotensi menciptakan pengalaman AI yang unggul dan terintegrasi dalam rumah pintar, meskipun pasar ini penuh dengan tantangan privasi dan keamanan.Fei-Fei Li
Inovasi Apple pada robot tabletop yang mampu mengikuti pengguna dan mengingat konteks percakapan bisa menjadi terobosan besar dalam asisten virtual yang lebih manusiawi dan interaktif.
