OpenAI Vs Neuralink: Duel Sengit di Dunia Otak dan Mesin
Sains
Neurosains and Psikologi
13 Agt 2025
90 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Rivalitas antara Sam Altman dan Elon Musk semakin meningkat dengan kemunculan Merge Labs.
Neuralink telah mencapai kemajuan signifikan dalam pengembangan antarmuka otak-komputer.
OpenAI berencana untuk berinvestasi dalam startup BCI yang berpotensi menjadi pesaing Neuralink.
Persaingan antara Sam Altman dari OpenAI dan Elon Musk dari Neuralink kini mengarah ke teknologi yang menggabungkan otak manusia dengan mesin melalui brain-computer interface (BCI). OpenAI berencana berinvestasi di Merge Labs, startup yang mengembangkan teknologi BCI dengan dukungan kecerdasan buatan.
Merge Labs ingin menggabungkan manusia dan mesin melalui AI dan sedang menggalang dana sebesar 250 juta dolar, sebagian besar dari tim ventura OpenAI. Ini merupakan ancaman langsung bagi Neuralink, yang sudah memimpin pasar BCI dan telah melakukan uji coba pada manusia.
Neuralink telah berhasil membantu pasien seperti Bradford G. Smith yang menderita ALS, memungkinkan dia untuk mengontrol komputer dengan pikirannya. Musk berambisi memasang chip Neuralink kepada 20.000 orang per tahun hingga tahun 2031, dengan potensi pendapatan mencapai 1 miliar dolar per tahun.
Selain Neuralink dan Merge Labs, startup lain seperti Paradromics juga mulai mengembangkan produk BCI dan telah memasang chip pada manusia. Persaingan antara Altman dan Musk juga merebak ke ranah hukum dan media sosial akibat ketegangan terkait status dan hak atas perusahaan AI.
Langkah OpenAI ini berpotensi mengubah wajah teknologi BCI di masa depan, sekaligus menandai babak baru dalam persaingan dua tokoh teknologi besar yang ingin mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan otak manusia.
Analisis Ahli
Prof. John Donoghue (Neuroscientist, BrainGate)
Persaingan antara dua perusahaan besar dalam bidang BCI ini akan mempercepat inovasi yang kritikal untuk membantu pasien neurologis, tetapi penting bagi regulasi untuk memastikan penggunaan teknologi tetap aman dan etis.