GPT-5 OpenAI: Harapan Model AI Tunggal Kandas Karena Router Kurang Memuaskan Pengguna
Teknologi
Kecerdasan Buatan
13 Agt 2025
110 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Peluncuran GPT-5 tidak memenuhi harapan sebagai model AI yang serba bisa.
Pengguna masih menginginkan akses ke model legacy seperti GPT-4o setelah didepresiasi.
OpenAI perlu lebih memahami preferensi individu pengguna untuk meningkatkan interaksi dengan model AI.
OpenAI baru-baru ini meluncurkan GPT-5 dengan tujuan membuat ChatGPT lebih sederhana menggunakan model AI terpadu dengan fitur router otomatis. Namun, kenyataannya banyak pengguna merasa pengalaman menggunakan GPT-5 tidak lebih mudah dan justru menu pilihan model tetap membingungkan.
Sam Altman mengumumkan bahwa GPT-5 memiliki beberapa mode seperti Auto, Fast, dan Thinking yang bisa dipilih pengguna. Mode Auto berfungsi seperti router model, tapi pengguna masih bisa memilih mode lain supaya bisa mengakses AI dengan respons cepat atau lambat secara langsung.
Beberapa model lama seperti GPT-4o, yang sempat dihapus, kini kembali tersedia untuk pengguna berbayar karena pengguna merasa terikat dengan kepribadian dan respons model tersebut. Penghapusan ini sempat menimbulkan reaksi negatif dari komunitas pengguna.
Pada peluncuran awal, sistem model router GPT-5 mengalami gangguan yang menyebabkan performa dirasakan kurang baik dibandingkan model sebelumnya. Hal ini pun dijawab langsung oleh CEO dan tim OpenAI untuk memperbaiki masalah tersebut.
OpenAI menyadari pentingnya personalisasi bagi pengguna dan berencana meningkatkan kepribadian GPT-5 serta memberi pengguna kontrol lebih besar atas model yang digunakan agar pengalaman ChatGPT bisa lebih nyaman dan sesuai preferensi masing-masing.
Analisis Ahli
Sam Altman
Kami belajar dari pengalaman ini bahwa perenderan personalisasi model sangat penting dan kami berkomitmen untuk memperbaiki serta memberikan notifikasi yang jelas sebelum model-model lama dihapus.Nick Turley
Meski tidak sempurna di percobaan pertama, kami bangga dengan kecepatan tim dalam iterasi yang dilakukan untuk memperbaiki sistem routing GPT-5.
