Bosch dan Cariad Kembangkan AI untuk Mobil Otonom yang Lebih Pintar dan Aman
Teknologi
Kecerdasan Buatan
13 Agt 2025
178 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bosch dan Cariad berkolaborasi untuk mengembangkan sistem berkendara otomatis yang lebih cerdas.
Pengujian dilakukan secara global untuk memastikan keandalan dan keselamatan sistem baru.
Integrasi AI dalam sistem berkendara otomatis bertujuan untuk meningkatkan pengalaman berkendara dan keselamatan.
Bosch dan Cariad, anak perusahaan perangkat lunak Volkswagen Group, bekerja sama dalam proyek bernama "Automated Driving Alliance" untuk mengembangkan teknologi mengemudi otomatis Level 2 dan 3 dengan bantuan metode AI modern. Tujuannya adalah membuat sistem bantuan pengemudi yang bisa meniru cara manusia berkendara agar pengalaman berkendara menjadi lebih baik dan aman.
Software yang mereka kembangkan memiliki kemampuan untuk mengelola fungsi penting dalam berkendara seperti mengenali objek di sekitar, memahami situasi lalu lintas, membuat keputusan, dan melakukan tindakan yang tepat. Ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi AI terbaru yang dapat menganalisis situasi kompleks terutama di jalan perkotaan.
Versi awal perangkat lunak ini sudah digunakan dalam kendaraan uji seperti ID.Buzz dan Audi Q8, dan sedang diuji di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. Mereka mengumpulkan data berkualitas tinggi untuk terus melatih dan memperbaiki sistem AI tersebut agar bisa menghadapi berbagai situasi sulit dan jarang terjadi di jalan.
Bosch dan Cariad menargetkan perangkat lunak ini siap diproduksi massal pada pertengahan tahun 2026 dan akan digunakan dalam kendaraan Volkswagen dengan arsitektur perangkat lunak canggih. Selain itu, Bosch juga berencana menawarkan solusi ini kepada produsen mobil lain secara global agar teknologi mengemudi otomatis bisa digunakan lebih luas.
Pengembangan ini juga membuka jalan bagi integrasi pendekatan AI multimodal yang menggabungkan penglihatan, bahasa, dan tindakan, yang diharapkan bisa membuat kendaraan otomatis lebih paham terhadap risiko yang tersembunyi dan memberikan respons yang lebih cepat dan efektif di jalan raya.
Analisis Ahli
Dr. Andi Setiawan, Pakar AI Otomotif
Integrasi AI dalam software automated driving seperti ini adalah masa depan mobilitas dan kunci untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas. Namun, keberhasilan jangka panjang akan bergantung pada kerjasama lintas industri untuk standarisasi dan pembagian data yang aman.Prof. Siti Maria, Dosen Teknik Elektro
Pendekatan multimodal AI seperti vision-language-action dapat membawa revolusi dalam persepsi kendaraan, memungkinkan respons yang lebih cepat dan tepat terhadap risiko tersembunyi, sehingga tingkat keselamatan meningkat secara signifikan.