Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NASA Teliti Perubahan Bakteri di Luar Angkasa untuk Cegah Penyakit dan Resistansi

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (7mo ago) health-and-medicine (7mo ago)
11 Agt 2025
73 dibaca
1 menit
NASA Teliti Perubahan Bakteri di Luar Angkasa untuk Cegah Penyakit dan Resistansi

Rangkuman 15 Detik

Misi Crew-11 membawa bakteri untuk penelitian di luar angkasa.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh mikrogravitasi terhadap bakteri patogen.
Hasil penelitian diharapkan dapat membantu mengendalikan penyebaran penyakit menular dan resistansi antibiotik.
NASA bersama SpaceX mengirim misi Crew-11 yang membawa astronot dan bakteri ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Bakteri seperti E. Coli dan Salmonella dibawa untuk mempelajari bagaimana mikrogravitasi memengaruhi pertumbuhan dan sifat bakteri tersebut. Penelitian ini dilakukan oleh Sheba Medical Center dari Israel bersama perusahaan SpaceTango asal Amerika Serikat. Bakteri akan tumbuh di ISS, kemudian dibekukan dan dikembalikan ke Bumi untuk dibandingkan dengan bakteri yang tumbuh di lingkungan normal. Kepala Laboratorium Penelitian Penyakit Menular Sheba Medical Center, Ohad Gal-Mor menjelaskan bahwa kondisi luar angkasa dapat mengubah berbagai aspek perilaku bakteri, termasuk ekspresi gen dan kemampuan resistansi antibiotik yang dimilikinya. Penelitian ini penting karena dapat membantu memahami lebih dalam bagaimana bakteri berperilaku di lingkungan mikrogravitasi yang juga memengaruhi kesehatan astronot. Studi ini diharapkan membuka cara baru dalam mengendalikan penyakit menular dan resistansi antibiotik. Selain bakteri, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gen manusia juga berekspresi berbeda di luar angkasa, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti hilangnya massa otot dan ruam kulit. Studi tentang bakteri ini memberikan petunjuk penting terkait kesehatan manusia di luar angkasa dan di Bumi.

Analisis Ahli

Ohad Gal-Mor
Eksperimen ini memungkinkan pemetaan molekuler ekspresi gen bakteri patogen di luar angkasa, memberikan pemahaman mendalam tentang perubahan perilaku bakteri yang sangat penting untuk kesehatan astronot dan pencegahan resistansi antibiotik.