Gosip Ternyata Bisa Memperkuat Hubungan Pasangan dan Kebahagiaan Mereka
Sains
Neurosains and Psikologi
09 Agt 2025
260 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Gibah dapat memperkuat ikatan dalam hubungan pasangan.
Kualitas hubungan wanita-wanita menunjukkan hasil yang paling positif dalam penelitian ini.
Gibah membantu dalam membangun kepercayaan dan keterhubungan antar pasangan.
Sebuah studi baru dari UC Riverside mengungkap bahwa gosip di antara pasangan, baik sesama gender maupun berbeda gender, sebenarnya dapat memberikan dampak positif pada hubungan mereka. Penelitian ini menentang pandangan umum bahwa gosip selalu negatif dan merusak.
Penelitian melibatkan 76 pasangan di Southern California yang memakai perangkat perekam kecil untuk menangkap percakapan sehari-hari mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan secara individu menghabiskan sekitar 38 menit sehari untuk menggosip, dan wanita dalam hubungan sesama jenis melakukan gosip paling banyak.
Pasangan wanita-wanita ini melaporkan kebahagiaan dan kualitas hubungan yang lebih baik dibanding pasangan lainnya, yang menunjukkan bahwa gosip bisa menjadi sarana penguatan ikatan emosional dan sosial antar pasangan tersebut.
Gosip di sini bukan sekadar membicarakan hal negatif, melainkan bentuk pembicaraan yang membantu membangun rasa keterikatan, kepercayaan, dan membuat pasangan merasa berada dalam satu tim yang sama. Ini membantu mereka mengatur dan menyetel ekspektasi serta perilaku dalam hubungan.
Studi ini melanjutkan temuan sebelumnya bahwa gosip bukanlah sekadar hal negatif, melainkan sebuah aktivitas sosial yang penting dan universal untuk memperkuat hubungan. Ini membuktikan bahwa semua orang, termasuk pasangan, berangkat dari kebutuhan psikologis yang mendalam untuk terhubung dan merasa diterima.
Analisis Ahli
Megan Robbins
Gosip membantu pasangan memperkuat ikatan mereka dan berfungsi sebagai alat sosial untuk regulasi hubungan.Chandler Spahr
Gosip sebagai indikasi hubungan yang kuat dan sebagai mekanisme penting dalam dinamika pasangan yang belum banyak diteliti sebelumnya.

