AI summary
OpenArt memungkinkan pengguna untuk membuat video dengan mudah menggunakan AI. Fitur baru 'one-click story' dapat digunakan untuk berbagai jenis konten, dari video TikTok hingga video penjelasan. Tantangan utama OpenArt adalah menjaga konsistensi karakter dan menghindari pelanggaran hak cipta. Video AI bertema 'brain rot' saat ini sedang populer di internet, terutama di kalangan pengguna muda. Video ini menampilkan karakter-karakter aneh dan unik seperti hiu yang memakai sepatu atau ballerina berkepala cappuccino. Namun, fenomena ini menimbulkan masalah etika, seperti pelanggaran hak cipta dan risiko penyebaran informasi salah.Salah satu startup yang mendorong tren ini adalah OpenArt, didirikan oleh dua mantan karyawan Google pada 2022. Perusahaan ini memiliki sekitar 3 juta pengguna aktif bulanan dan memperkenalkan fitur baru bernama 'one-click story' yang memungkinkan pengguna membuat video berdurasi satu menit hanya dengan satu input kalimat, skrip, atau lagu.OpenArt menawarkan tiga template utama untuk pembuatan video, yaitu Character Vlog, Music Video, dan Explainer. Fitur unggulan lain adalah kemampuan untuk menjaga konsistensi karakter dalam video, yang penting agar penonton merasa terhubung dengan cerita, serta kemampuan mengedit dan menyesuaikan video setelah dibuat.Namun, OpenArt menghadapi tantangan hukum serius karena beberapa video menggunakan karakter yang dilindungi hak cipta seperti Pikachu dan SpongeBob, yang dapat menyebabkan risiko pelanggaran IP dan tuntutan hukum, seperti kasus yang sedang berlangsung antara Disney dan Midjourney. Perusahaan berusaha mengurangi risiko ini dengan menolak karakter IP secara otomatis dan terbuka untuk bernegosiasi dengan pemilik hak cipta.Ke depan, OpenArt berencana menambahkan fitur percakapan antar karakter dan meluncurkan aplikasi mobile. Dengan model bisnis berbasis kredit serta berbagai paket berlangganan, OpenArt sudah didukung oleh investor dan berpotensi menghasilkan pendapatan besar, menjadikannya salah satu pelopor dalam ekosistem video AI.
OpenArt menunjukkan kemajuan signifikan dalam mempermudah proses kreasi video dengan AI melalui fitur yang inovatif dan penggunaan banyak model AI. Namun, ketergantungan pada karakter yang sudah ada dan potensi pelanggaran IP adalah masalah serius yang harus segera diatasi agar platform ini dapat berkembang secara berkelanjutan.