China Lancarkan Strategi BCI Ini Jadi Kunci Saingan Teknologi dengan AS
Sains
Neurosains and Psikologi
07 Agt 2025
253 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China telah mengumumkan peta jalan inovasi yang berfokus pada antarmuka otak-komputer.
Neurosains dianggap sebagai medan pertempuran penting dalam persaingan teknologi antara China dan Amerika Serikat.
China bertujuan untuk menjadi pemimpin global dalam inovasi BCI pada tahun 2030.
China telah meluncurkan peta jalan inovasi multi-tahun untuk teknologi antarmuka otak-komputer (BCI) yang ditargetkan selesai pada 2027. Inisiatif ini diharapkan mampu membawa China ke posisi depan dalam kompetisi teknologi global, khususnya melawan Amerika Serikat. Peluncuran tersebut melibatkan tujuh kementerian yang bekerja sama untuk mendorong pengembangan teknologi ini.
Pemerintah menetapkan tugas untuk mencapai standar internasional dalam pengembangan kunci teknologi BCI seperti elektroda, chip, dan produk yang terintegrasi dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Hal ini menunjukkan komitmen China dalam maju dengan riset dan inovasi tingkat tinggi di bidang yang menggabungkan ilmu kehidupan dan informasi ini.
Fokus China terhadap BCI bukan hanya tentang teknologi, tapi juga bagian dari persaingan strategis antara dua negara besar yaitu China dan Amerika Serikat. China ingin menjadi salah satu pemain global terdepan di bidang ini pada tahun 2030, dengan target menghasilkan beberapa perusahaan pemimpin di industri BCI.
Berbagai pendekatan teknis telah dikembangkan oleh tim riset China termasuk teknologi non-invasif, semi-invasif, hingga invasif. Ini menunjukkan keberagaman dan kemajuan signifikan yang telah dicapai dalam pengembangan teknologi yang dapat membaca dan memanipulasi aktivitas otak manusia.
Walau perhatian dunia sering tertuju pada perusahaan seperti Neuralink milik Elon Musk, China diam-diam menggerakkan revolusi ilmu saraf yang didukung oleh pemerintah. Langkah ini akan berdampak besar pada perkembangan teknologi neuroteknologi dan persaingan teknologi masa depan antara China dan Amerika Serikat.
Analisis Ahli
Henry Markram (Neuroscientist)
Upaya China dalam BCI menunjukkan bagaimana ilmu saraf dan teknologi dapat bersinergi untuk mendorong inovasi. Keberhasilan mereka akan sangat mempengaruhi bidang penelitian saraf global dan aplikasi klinis.
