Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lyft Peroleh Pendapatan Bawah Target, Fokus Perluas Pasar Eropa dan Kerjasama Baru

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
News Publisher
07 Agt 2025
259 dibaca
2 menit
Lyft Peroleh Pendapatan Bawah Target, Fokus Perluas Pasar Eropa dan Kerjasama Baru

TLDR

Lyft mengalami penurunan saham setelah laporan pendapatan yang mengecewakan.
Perusahaan berusaha memperluas kehadirannya di Eropa dan menjalin kemitraan strategis.
Pertumbuhan Lyft lebih lambat dibandingkan dengan pesaing utamanya, Uber.
Lyft baru saja melaporkan pendapatan kuartalannya yang sedikit lebih rendah dari perkiraan analis, dengan pendapatan sebesar 1,59 miliar dolar. Meskipun pendapatan tumbuh dibandingkan periode sebelumnya, laju pertumbuhan ini lebih lambat dibanding pesaing besar mereka, Uber.Perusahaan ini terus berupaya memperluas jangkauan geografisnya dengan menyelesaikan akuisisi platform FreeNow di Eropa serta menjalin kerja sama dengan Baidu untuk menghadirkan layanan robotaxi di pasar China. Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan dan layanan Lyft secara internasional.Walau hasil pendapatan melemah, Lyft berhasil mencatat laba per saham yang lebih tinggi dari ekspektasi berkat meningkatnya penggunaan layanan ride-hailing premium yang memberikan margin keuntungan lebih tinggi. Jumlah perjalanan naik menjadi 234,8 juta dalam kuartal tersebut.Lyft juga mengumumkan kemitraan baru dengan United Airlines yang memungkinkan pelanggan mendapatkan poin hadiah dari penggunaan layanan Lyft. Kerja sama ini memperluas jaringan kolaborasi Lyft yang sudah termasuk DoorDash dan Chase ke pasar internasional, membuat ekosistem layanan mereka semakin menarik.Investor memberikan respons negatif dengan menurunkan harga saham Lyft sebanyak 5,5% setelah berita ini, terutama karena pertumbuhan perusahaan dianggap lebih lambat dan posisi mereka kurang kuat dibanding Uber yang lebih agresif dan inovatif di bidang robotaxi.

Experts Analysis

Andrew Rocco
Lyft tumbuh jauh lebih lambat daripada Uber, memiliki pangsa pasar ride-share yang lebih kecil, dan kurang agresif dalam menguasai pasar robotaxi yang akan mendominasi masa depan industri.
Editorial Note
Meskipun Lyft berusaha keras memperluas bisnisnya secara global dan menjalin kemitraan strategis, kurangnya agresivitas dalam pengembangan teknologi robotaxi bisa membuatnya tertinggal dibandingkan Uber. Di pasar ride-hailing yang sangat kompetitif ini, inovasi dan adopsi teknologi canggih menjadi kunci utama untuk mempertahankan dan memperluas pangsa pasar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.