Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI Luncurkan Model AI Terbuka untuk Saingi Laboratorium China dan Meta

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
06 Agt 2025
186 dibaca
2 menit
OpenAI Luncurkan Model AI Terbuka untuk Saingi Laboratorium China dan Meta

Rangkuman 15 Detik

OpenAI telah meluncurkan dua model AI terbuka, gpt-oss-120b dan gpt-oss-20b, yang dapat diunduh secara gratis.
Model-model ini dirancang untuk dapat mengirimkan pertanyaan kompleks ke model AI lainnya di cloud jika diperlukan.
OpenAI berusaha untuk bersaing dengan laboratorium AI lain dan mengadopsi lebih banyak nilai demokratis dalam pengembangan teknologi AI.
OpenAI baru saja meluncurkan dua model AI terbaru mereka bernama gpt-oss-120b dan gpt-oss-20b. Model ini bisa diunduh gratis dan digunakan oleh siapa saja melalui platform Hugging Face. Kedua model ini memiliki kemampuan pemrosesan bahasa yang lengkap dan dapat bekerja dengan perangkat keras yang berbeda, dari GPU Nvidia hingga laptop biasa. Peluncuran ini menandai kembalinya OpenAI ke ranah model AI open source setelah beberapa tahun menggunakan pendekatan tertutup. Model-model ini dibuat agar bisa mengatasi berbagai tugas pemahaman dan reasoning, walau masih ada sejumlah tantangan seperti tingkat kesalahan atau hallucination yang lebih tinggi dibanding model tertutup mereka. OpenAI juga menyebutkan bahwa model-model ini bisa melakukan chaining atau rangkaian pemrosesan pemikiran yang rumit termasuk pemanggilan alat seperti pencarian web dan eksekusi kode Python, tetapi terbatas pada pengolahan teks saja sehingga belum bisa memahami atau menghasilkan gambar dan audio. Lisensi Apache 2.0 yang digunakan memungkinkan perusahaan dan pengembang untuk memanfaatkan model-model ini dalam produk mereka tanpa bayar royalti, memberikan peluang bisnis yang luas. Namun, OpenAI belum membuka data pelatihan model ini, hal yang menjadi perhatian terkait legalitas dan etika. Kehadiran model ini diharapkan dapat membantu OpenAI menghadapi persaingan dari laboratorium AI China dan Meta yang sebelumnya mendominasi ruang AI open source. Hal ini juga menjadi jawaban atas seruan pemerintah AS agar pengembang AI lebih terbuka demi menjaga nilai demokrasi dan keamanan teknologi.

Analisis Ahli

Yoshua Bengio
Membuka model AI dengan lisensi permisif adalah langkah maju untuk demokratisasi AI, tapi tanpa akses ke data pelatihan, pemahaman penuh atas model masih terbatas.
Fei-Fei Li
Model AI open-weight seperti ini memberi kesempatan bagi lebih banyak peneliti dan pengembang, mempercepat inovasi dan kolaborasi lintas negara.
Andrew Ng
Dengan pelatihan efisien menggunakan mixture-of-experts, OpenAI menunjukkan bagaimana kita bisa membuat model besar berjalan di perangkat keras yang lebih terjangkau.