Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

40 Profesi Paling Rentan Digantikan AI Generatif Menurut Microsoft

Teknologi
Kecerdasan Buatan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
05 Agt 2025
211 dibaca
2 menit
40 Profesi Paling Rentan Digantikan AI Generatif Menurut Microsoft

Rangkuman 15 Detik

AI generatif memiliki potensi besar untuk mempengaruhi banyak profesi, terutama yang berbasis pengetahuan.
Pekerjaan yang berkaitan dengan analisis bahasa dan informasi berada di garis depan risiko penggantian oleh AI.
Gelaran pendidikan tinggi tidak lagi menjamin keamanan dari dampak negatif perubahan teknologi.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif semakin pesat dan mengubah cara kerja di banyak sektor. Microsoft melakukan penelitian untuk memahami profesi mana saja yang paling rentan terdampak oleh AI ini. Mereka meneliti 200.000 percakapan pengguna dan membandingkannya dengan data pekerjaan untuk menghasilkan daftar ini. Dalam laporannya, Microsoft menemukan bahwa pekerjaan yang paling mudah digantikan AI adalah yang berhubungan erat dengan bahasa dan analisis informasi, seperti penerjemah, penulis, dan jurnalis. Pekerjaan yang sering menggunakan bahasa, data, dan keterampilan pengetahuan sangat terkait dengan kemampuan AI generatif sekarang. Menariknya, pekerjaan yang membutuhkan gelar sarjana justru ditemukan lebih rentan terhadap pengaruh AI dibandingkan pekerjaan yang hanya memerlukan pendidikan tingkat rendah. Beberapa profesi berisiko tinggi termasuk ilmuwan politik, analis manajemen, dan pekerja di bidang akademis seperti dosen dan editor. Meski begitu, Microsoft menegaskan bahwa skor keterkaitan AI tinggi bukan berarti pekerjaan ini pasti akan hilang. Namun hal tersebut menjadi peringatan bagi para profesional untuk bersiap menghadapi perubahan dan memikirkan bagaimana meningkatkan keterampilan yang tidak mudah digantikan AI. Daftar 40 pekerjaan yang paling terdampak AI menurut Microsoft mencakup berbagai profesi mulai dari penerjemah, penulis, hingga analis riset pasar dan operator telekomunikasi. Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya adaptasi di dunia kerja yang terus berubah karena dorongan teknologi AI.

Analisis Ahli

Andrew Ng
AI akan mempercepat otomatisasi pekerjaan rutin tetapi akan membuka peluang baru di bidang pengembangan teknologi dan kreativitas.
Fei-Fei Li
Pendidikan harus berfokus pada pengembangan keterampilan kritis dan empati yang sulit digantikan oleh AI.
Kai-Fu Lee
Tidak semua pekerjaan akan hilang, tetapi kemampuan beradaptasi dengan AI akan menjadi kunci kesuksesan karier di masa depan.