Terobosan InSe 2D: Semikonduktor Masa Depan yang Mengungguli Silikon
Sains
Fisika dan Kimia
05 Agt 2025
107 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
InSe dapat menjadi semikonduktor utama di era pasca-silikon.
Metode pertumbuhan baru membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut dalam semikonduktor 2D.
Transistor InSe menunjukkan performa yang jauh melampaui proyeksi jangka panjang silikon.
Ilmuwan dari Peking University berhasil membuat wafer dua dimensi indium selenide (InSe) dengan ukuran besar menggunakan metode baru bernama solid-liquid-solid. Metode ini mampu menghasilkan kristal yang sangat murni dan seragam pada wafer 2 inci, sesuatu yang selama ini sulit dicapai karena sifat material yang kompleks.
Indium selenide dikenal sebagai semikonduktor 'emas' karena punya mobilitas elektron tinggi, celah pita yang cocok, dan bentuk ultra tipis. Namun, sulit membuatnya dalam skala besar karena perbedaan tekanan uap elemen yang sangat besar dan banyaknya fase kristal yang muncul.
Transistor yang dibuat dari wafer InSe menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada chip silikon pada beberapa parameter penting seperti mobilitas elektron, efisiensi energi, dan tahanan kebocoran arus listrik pada ukuran gate sangat kecil. Hal ini menunjukkan potensi InSe untuk teknologi chip masa depan.
Keunggulan lain dari InSe adalah kemampuannya untuk dikombinasikan dengan teknologi CMOS yang digunakan di industri semikonduktor saat ini. Ini membuka peluang cepatnya adopsi teknologi baru ini ke dalam produksi massal chip komputer dan perangkat elektronik pintar.
Para peneliti sekarang sedang mengembangkan integrasi tumpuk vertikal dengan materi 2D lainnya untuk membangun chip multifungsi yang bisa digunakan di berbagai aplikasi mulai dari kecerdasan buatan hingga perangkat listrik fleksibel dan transparan.
Analisis Ahli
Mildred Dresselhaus (Fisika Material)
Pencapaian ini menandai lompatan besar dalam pertumbuhan kristal material 2D, membuka jalan bagi pengembangan perangkat elektronik yang lebih tipis dan cepat.Satoshi Iijima (Ahli Nanoteknologi)
Metode solid-liquid-solid ini adalah inovasi penting karena mengatasi kendala sejarah dalam produksi wafer 2D berskala besar dan kualitas tinggi.

