Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Uji Coba Pelepasan Pesawat Katapel di Kapal Induk Fujian, Nyaris Setara AS

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
InterestingEngineering InterestingEngineering
04 Agt 2025
296 dibaca
1 menit
China Uji Coba Pelepasan Pesawat Katapel di Kapal Induk Fujian, Nyaris Setara AS

Rangkuman 15 Detik

Kapal induk Fujian mencapai tonggak sejarah dengan uji coba peluncuran menggunakan sistem EMALS.
Sistem peluncuran EMALS memberikan Tiongkok kemampuan untuk meluncurkan pesawat dengan payload lebih besar.
Keberhasilan ini menandakan kemajuan signifikan dalam ambisi angkatan laut Tiongkok di panggung global.
China Central TV menayangkan segmen tentang uji coba pelepasan pesawat menggunakan sistem katapel elektromagnetik di kapal induk terbaru mereka, Fujian. Ini adalah kapal induk pertama China yang memakai teknologi katapel, berbeda dari kapal sebelumnya yang menggunakan landasan ski-jump. Sistem katapel elektromagnetik yang digunakan Fujian mirip dengan yang dipakai oleh kapal induk terbarukan Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford. Teknologi ini memungkinkan pesawat bisa membawa beban lebih berat saat lepas landas, seperti senjata lebih banyak dan bahan bakar lebih banyak. Uji coba ini menandai kemajuan besar dalam kemampuan teknis kapal Fujian, yang memungkinkan China mengoperasikan pesawat dengan teknologi lebih tinggi serta memperkuat armada lautnya secara signifikan dalam proyeksi kekuatan militer. Dengan sistem katapel, kapal induk Fujian dapat meluncurkan berbagai jenis pesawat, termasuk pesawat tempur J-15T dan kemungkinan di masa depan jet tempur siluman J-35. Ini mengindikasikan kesiapan Fujian untuk operasi tempur modern di laut luas. Kemajuan ini membawa China lebih dekat memiliki kekuatan angkatan laut yang sebanding dengan AS, dan mengubah peta kekuatan di kawasan Indo-Pasifik, memungkinkan China memperkuat pengaruhnya secara global.

Analisis Ahli

Paul H. Li, analis militer
Keberhasilan EMALS di Fujian adalah langkah strategis besar bagi China, mempersempit kesenjangan teknologi antara China dan AS di laut. Namun, integrasi sistem ini dan pelatihan awak adalah tantangan sesungguhnya yang akan menentukan keberhasilan jangka panjang kapal induk ini.
Ming Jiang, profesor hubungan internasional
Kemajuan teknologi kapal induk China memperkuat posisi mereka dalam kebijakan kekuatan maritim dan menandai era baru persaingan strategis di kawasan Indo-Pasifik.