Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rolls-Royce dan Škoda JS Kolaborasi Bangun Reaktor Nuklir Modular Canggih

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
03 Agt 2025
236 dibaca
2 menit
Rolls-Royce dan Škoda JS Kolaborasi Bangun Reaktor Nuklir Modular Canggih

Rangkuman 15 Detik

Kerjasama antara Rolls-Royce SMR dan Škoda JS adalah langkah penting dalam mengembangkan kapasitas nuklir di Eropa.
Pendekatan modular dalam konstruksi reaktor diharapkan dapat mengurangi biaya dan mempercepat proses pembangunan.
Rolls-Royce SMR berkomitmen untuk menyediakan energi yang stabil dan rendah emisi untuk masa depan Inggris.
Rolls-Royce SMR telah menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan asal Republik Ceko, Škoda JS, untuk menyelidiki produksi komponen bagi program Reaktor Modular Kecil (SMR). Proyek ini mendukung rencana untuk memasang kapasitas nuklir hingga 3 gigawatt di Inggris menggunakan desain reaktor berkapasitas 470 megawatt. Setiap reaktor SMR Rolls-Royce dirancang menghasilkan energi rendah karbon setara lebih dari 150 turbin angin daratan, memberikan alternatif tenaga nuklir yang lebih cepat dibangun dan lebih murah dibandingkan proyek konvensional seperti Hinkley Point C. Metode manufaktur utama adalah membangun sekitar 90 persen dari unit reaktor di pabrik dalam kondisi terkendali, sehingga mempercepat proses instalasi dan mengurangi risiko keterlambatan. Pendekatan ini membutuhkan rantai pasokan yang kuat dan tersebar di berbagai negara, termasuk kemitraan dengan perusahaan seperti Škoda JS, Curtiss-Wright, dan ÚJV Řež. Penggunaan sistem proteksi reaktor yang sederhana dan tidak dapat diprogram dari Curtiss-Wright menambah keandalan keselamatan fasilitas tersebut. Rolls-Royce menargetkan agar teknologi SMR-nya menjadi yang terdepan di Eropa dengan proses regulasi yang telah lebih maju 18 bulan dibandingkan pesaing. Rolls-Royce SMR memiliki masa operasional minimal 60 tahun dan mampu menyediakan energi stabil, terjangkau, serta bebas emisi yang cukup untuk memasok listrik bagi sekitar 3 juta rumah di Inggris, menandai langkah penting dalam menuju masa depan energi hijau.

Analisis Ahli

Dr. Emily Clarke (Ahli Energi Nuklir, University of Cambridge)
Teknologi SMR Rolls-Royce merupakan langkah maju signifikan yang bisa mengubah lanskap energi nuklir global dengan menawarkan fleksibilitas dan skala produksi yang lebih kecil serta lebih cepat. Namun, tantangan regulasi dan rantai pasok internasional harus terus diatasi agar implementasi dapat berjalan lancar.
Prof. James Wilson (Pakard Institute of Nuclear Energy)
Kemitraan lintas negara seperti dengan Škoda JS menunjukkan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan teknologi nuklir modern. Rolls-Royce SMR bisa menjadi model bagaimana manufaktur modular dan standar keselamatan yang ketat dapat berjalan berdampingan untuk menghasilkan solusi energi bersih.