Penegak Hukum Internasional Berhasil Menyita Server Ransomware BlackSuit
Teknologi
Keamanan Siber
01 Agt 2025
33 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Operasi penegakan hukum internasional berhasil menyita infrastruktur kelompok ransomware BlackSuit.
BlackSuit telah menargetkan berbagai sektor dan memiliki banyak korban di seluruh dunia.
Ada indikasi bahwa anggota kelompok BlackSuit yang terdahulu mungkin telah bergabung dengan kelompok ransomware baru bernama Chaos.
BlackSuit adalah sebuah kelompok ransomware yang terkenal karena melakukan berbagai serangan besar di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat dan Jerman. Mereka menggunakan situs gelap untuk mempublikasikan data korban dan memaksa korban membayar tebusan.
Pada tanggal 24 Juli, operasi bersama antara penegak hukum Amerika Serikat dan Eropa berhasil menyita server dan sistem yang digunakan oleh BlackSuit, sehingga mereka tidak lagi bisa menjalankan malware ransomware tersebut.
Dalam operasi ini, sebanyak 184 korban di berbagai negara termasuk Jerman teridentifikasi sebagai target serangan oleh BlackSuit. Situs leak mereka di dark web juga telah dimatikan secara permanen oleh pihak kepolisian.
Kelompok ini sebelumnya dikenal dengan nama Royal dan berupaya menghindari sanksi dengan melakukan rebranding menjadi BlackSuit. Kemudian beberapa anggota diduga membentuk kelompok baru bernama Chaos.
Operasi penyitaan ini diharapkan membantu pihak berwenang untuk mengungkap dan menangkap pelaku di balik kelompok ransomware ini serta mencegah serangan serupa di masa depan.
Analisis Ahli
Brian Krebs, jurnalis keamanan siber
Penutupan infrastruktur BlackSuit adalah langkah penting, namun efek jangka panjang hanya akan terlihat jika penegak hukum dapat melumpuhkan jaringan kriminal dan mengganggu aliran keuangan mereka secara berkelanjutan.

