Yelp Gunakan AI untuk Buat Video Pendek Restoran dari Konten Pengguna
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Jul 2025
255 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Yelp kini menggunakan AI untuk membuat video pendek tentang bisnis dari konten pengguna.
Pengguna tidak bisa memilih keluar dari video yang dihasilkan oleh AI.
Yelp menggunakan berbagai alat AI untuk menghasilkan teks, suara, dan subtitle untuk video.
Yelp kini menghadirkan fitur video pendek yang dibuat dengan teknologi AI, menggabungkan foto dan video yang diunggah oleh pengguna tentang restoran dan bisnis hiburan malam. Video ini memiliki narasi suara dan teks yang otomatis dibuat oleh AI sehingga memberikan pengalaman baru saat mencari informasi bisnis.
Fitur video AI ini sudah tersedia secara nasional pada aplikasi iOS Yelp dengan tampilan mirip TikTok yang memungkinkan pengguna menelusuri video secara vertikal. Video ini dibuat hanya jika bisnis memiliki data yang cukup seperti ulasan dan foto agar cerita yang disajikan menarik dan lengkap.
Berbagai teknologi AI digunakan dalam pembuatan video ini. OpenAI membantu membuat naskah dan deskripsi, ElevenLabs menghasilkan suara narator, dan Amazon Transcribe membuat teks yang muncul di layar sehingga video terasa hidup dan mudah dipahami.
Saat ini, pemilik bisnis tidak dapat melihat video AI yang dibuat dari konten mereka, dan pengguna tidak bisa memilih untuk menghindari konten dalam video tersebut. Namun jika video menampilkan informasi yang salah atau tidak pantas, pengguna dan bisnis dapat melaporkannya melalui aplikasi Yelp.
Yelp berupaya membuat sebanyak mungkin video AI tentang bisnis, dan secara berkala melakukan audit untuk menjaga kualitas dan akurasi. Fitur ini melengkapi inovasi Yelp sebelumnya seperti ringkasan ulasan dan filter ulasan berbasis AI, menjadikan pencarian bisnis lebih menarik dan interaktif.
Analisis Ahli
Andreas Kaplan (profesor pemasaran)
Penggunaan AI untuk menciptakan konten visual seperti video pendek sangat efektif untuk menjangkau audiens muda yang terpapar aplikasi sosial media bergaya TikTok. Namun, perlindungan data dan privasi harus menjadi fokus utama untuk memastikan keberlangsungan pendekatan ini.