B2U Gunakan Baterai Bekas EV untuk Fasilitas Penyimpanan Energi Canggih di Texas
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
29 Jul 2025
275 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
B2U Storage Solutions membangun fasilitas penyimpanan energi berbasis baterai bekas di Texas.
Proyek ini menggunakan sistem EPS yang inovatif untuk mengelola baterai bekas secara efisien.
Penyimpanan energi berbasis baterai bekas dapat membantu meningkatkan kemandirian energi dan mengurangi dampak lingkungan.
B2U Storage Solutions dari California membangun fasilitas penyimpanan baterai baru di San Antonio, Texas, dengan menggunakan baterai bekas kendaraan listrik. Meskipun baterai ini sudah tidak efisien untuk kendaraan, mereka masih mampu menyimpan energi cukup banyak untuk digunakan kembali sebagai penyimpanan listrik.
Fasilitas baru ini dinamakan proyek Bexar Corrilla dan akan menggabungkan sekitar 500 baterai EV bekas. Kapasitasnya diperkirakan mencapai 24 MWh, yang setara dengan kebutuhan listrik sekitar 800 rumah selama sehari penuh.
Sistem yang digunakan B2U unik karena bersifat modular dan plug-and-play, artinya baterai bekas dari merek dan model EV yang berbeda bisa digunakan tanpa perlu proses rekondisi yang mahal. Sistem ini juga sudah lolos sertifikasi keamanan dan dapat langsung terhubung dengan jaringan listrik lokal.
B2U memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mengatur kapan harus menyimpan energi dan kapan harus menjualnya kembali berdasarkan permintaan dan harga listrik di pasar. Lokasi Texas dipilih karena jaringan listriknya yang rentan dan tingginya penggunaan energi terbarukan seperti angin dan matahari yang fluktuatif.
Seiring peningkatan jumlah kendaraan listrik, penggunaan baterai bekas untuk penyimpanan energi bisa menjadi solusi penting untuk mendaur ulang dan meningkatkan ketahanan jaringan listrik tanpa membutuhkan baterai baru, sehingga mengurangi biaya dan dampak lingkungan.
Analisis Ahli
Dr. Ahmad Rizal (Ahli Energi Terbarukan)
Pemanfaatan baterai EV bekas sebagai penyimpanan energi adalah langkah strategis yang sangat diperlukan, mengingat pertumbuhan EV dan kebutuhan stabilisasi grid. Teknologi plug-and-play juga sangat penting agar implementasi bisa cepat dan efisien tanpa biaya besar.Prof. Lina Mariana (Spesialis Sistem Penyimpanan Energi)
Sistem modular dan AI yang digunakan B2U membuka peluang besar untuk mengoptimalkan kapasitas penyimpanan dari sumber yang tidak konvensional. Ini juga memperlihatkan bagaimana inovasi bisa membawa keberlanjutan sekaligus keuntungan ekonomi.
