Shanghai Siapkan Subsidi Rp 1,4 Triliun untuk Dongkrak Ekosistem AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Jul 2025
11 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Shanghai meluncurkan program subsidi besar untuk mendukung industri AI.
Program ini dirancang untuk menurunkan biaya bagi perusahaan dan meningkatkan adopsi solusi AI.
Persaingan di industri AI di China semakin ketat dengan banyak kota yang berinvestasi dalam ekosistem AI.
Shanghai sedang meluncurkan program subsidi besar-besaran senilai 1 miliar yuan atau setara Rp 2.32 triliun (US$139 juta) khusus untuk mendukung industri kecerdasan buatan (AI).
Subsidi ini bertujuan membantu startup dan perusahaan lokal dengan mengurangi biaya untuk daya komputasi, model AI, dan pengadaan data yang dibutuhkan untuk melatih AI.
Pemerintah menyediakan potongan biaya hingga 100 persen untuk beberapa kebutuhan seperti fasilitas komputasi dan dataset, hingga memudahkan adopsi solusi AI secara luas.
Meskipun memiliki pasar yang besar dan pendanaan yang kuat, Shanghai memiliki masalah biaya operasional tinggi sehingga program ini diharapkan mampu mengatasi kekurangan itu dan menahan pengalihan startup ke kota lain.
Persaingan ketat di Cina membuat beberapa kota besar lain juga ikut menyediakan subsidi bagi sektor AI. Shanghai ingin tetap bersaing dan menjadi pusat inovasi AI kelas dunia.
Analisis Ahli
Pan Helin
Salah satu keuntungan utama Shanghai dalam pengembangan AI adalah dana yang kuat, dan program subsidi ini akan langsung menurunkan biaya perusahaan, mempercepat inovasi di sektor AI lokal.

