Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Amazon Jadi Bintang AI dengan Investasi Besar dan Pertumbuhan Saham Menjanjikan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
29 Jul 2025
196 dibaca
2 menit
Amazon Jadi Bintang AI dengan Investasi Besar dan Pertumbuhan Saham Menjanjikan

Rangkuman 15 Detik

Amazon sedang berinvestasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan dan infrastruktur cloud.
Laporan pendapatan Amazon yang akan datang diperkirakan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Perusahaan teknologi besar lainnya mungkin mengikuti jejak Google dalam meningkatkan pengeluaran untuk AI.
Saham kecerdasan buatan saat ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan di pasar saham Amerika Serikat. Google baru-baru ini menaikkan target pengeluaran modalnya pada 2025 hingga Rp 1.42 quadriliun ($85 miliar) untuk memperkuat infrastrukturnya, terutama dalam server AI dan pusat data. Ini membuka peluang besar bagi perusahaan teknologi besar lainnya untuk ikut meningkatkan investasi mereka di bidang AI. Amazon, yang didirikan pada tahun 1994 oleh Jeff Bezos, menjadi salah satu perusahaan yang paling siap memanfaatkan lonjakan investasi teknologi ini. Dengan AWS sebagai layanan cloud yang sudah memimpin pasar, Amazon mengoperasikan berbagai alat AI, termasuk chip kustom dan platform AI besar seperti Amazon Bedrock dan Amazon Nova, yang memperkuat posisinya di ranah AI dan cloud. Meskipun nilai pasar Amazon sudah sangat besar, yaitu sebesar Rp 41.08 quadriliun ($2,46 triliun) , sahamnya tetap menunjukkan potensi kenaikan. Valuasi saham Amazon memang cukup tinggi dibandingkan median sektor, tetapi indikator seperti PEG ratio yang rendah menunjukkan bahwa saham ini relatif masih terjangkau dan bisa naik lebih tinggi dari harga saat ini. Perkiraan pendapatan untuk kuartal kedua tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan tahunan sekitar 9,5%, yang berada di puncak target perusahaan. Selain itu, peningkatan laba per saham sekitar 8,1% juga menambah optimisme pasar. Analis dari berbagai lembaga keuangan ternama memberi rekomendasi beli kuat (Strong Buy) pada saham Amazon, dengan target harga rata-rata naik sekitar 10% dari level saat ini. Analis terkemuka dari Morgan Stanley, Baird, dan Bank of America memberikan pandangan positif terhadap masa depan Amazon, menyoroti kekuatan AWS dan potensi proyek ambisius seperti Project Kuiper. Dengan berbagai faktor ini, Amazon diperkirakan akan terus menjadi pemain utama dan mendapat manfaat besar dari perkembangan teknologi AI dan layanan cloud dalam beberapa tahun ke depan.

Analisis Ahli

Morgan Stanley
Amazon adalah saham internet terbaik dengan pertumbuhan AWS yang dipercepat dan dorongan dari AI generatif.
Colin Sebastian (Baird)
Potensi Project Kuiper dan peningkatan target harga mendukung bahwa Amazon dapat mengungguli pasar.
Bank of America
Mengangkat target harga Amazon sambil mempertahankan rekomendasi beli, optimistis tentang kinerja kuartal Q2.