AI summary
Tencent memperkenalkan berbagai agen AI untuk meningkatkan efisiensi dalam bisnis. Persaingan di pasar agen AI semakin ketat antara perusahaan Tiongkok seperti Tencent, ByteDance, dan Baidu. Penerapan AI dalam berbagai sektor diharapkan dapat mempercepat inovasi dan pengembangan teknologi. Tencent, salah satu raksasa teknologi terbesar di Cina, semakin fokus pada pengembangan agen kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna bisnis dan konsumen dalam menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis. Hal ini dilakukan untuk memperkuat posisinya di pasar AI yang sangat kompetitif.Pada konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) yang berlangsung di Shanghai, Tencent memperkenalkan selusin agen AI yang mampu mengotomatiskan berbagai tugas, terutama dalam bidang pemasaran online dan pengembangan perangkat lunak.Salah satu agen yang diperkenalkan mampu melakukan otomatisasi penuh dalam pemasaran, mulai dari penargetan pelanggan, pemilihan produk, pembuatan materi iklan, hingga evaluasi hasil kampanye pemasaran.Tencent juga memperbarui platform pengembangan agen AI mereka agar pengembang pihak ketiga bisa menciptakan agen khusus yang sesuai kebutuhan pengguna, sehingga mempercepat penggunaan teknologi AI secara luas.Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan pasar yang terjadi setelah Manus AI pindah ke luar negeri akibat ketegangan geopolitik, sekaligus membuka nilai penuh yang bisa dihasilkan dari teknologi model AI, menurut Wu Yunsheng, Wakil Presiden Tencent Cloud.
Tencent menunjukkan strategi yang sangat agresif untuk menguasai pasar AI agen dengan tidak hanya mengembangkan produk mereka sendiri tetapi juga membuka platform bagi pihak ketiga. Hal ini mencerminkan keseriusan mereka dalam menghadapi persaingan global dan menempatkan diri sebagai pemimpin teknologi di ranah AI.