Jetour Shanhai L7 Plus: SUV Plug-In Hybrid Canggih dengan Jangkauan Super Panjang
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
27 Jul 2025
256 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Jetour meluncurkan Shanhai L7 Plus, SUV hibrida plug-in dengan teknologi canggih.
Perusahaan berencana untuk memperluas penjualannya ke pasar internasional, khususnya Eropa, pada tahun 2025.
Jetour juga mempersiapkan peluncuran kendaraan listrik T0 sebagai bagian dari strategi elektrifikasi mereka.
Jetour, merek SUV fokus dari Chery, meluncurkan Shanhai L7 Plus, versi terbaru dari SUV plug-in hybrid mereka yang mengusung teknologi hybrid mutakhir. Model ini dirancang untuk memberikan perpaduan terbaik antara kinerja tinggi, efisiensi bahan bakar, dan teknologi canggih kepada penggunanya.
SUV ini menggabungkan mesin 1,5 liter turbocharged dengan motor listrik dan baterai lithium iron phosphate berkapasitas 32,7 kWh. Kombinasi ini menghasilkan tenaga gabungan sebesar 355 hp dan torsi puncak 530 Nm, serta mampu menempuh jarak hingga 1499.90 km (932 mil) dengan masa penggunaan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.
Shanhai L7 Plus juga dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih yang dikendalikan melalui teknologi Falcon 500 dari Chery. Fitur-fitur seperti autopilot untuk mengemudi di jalan raya, memori perkotaan untuk lalu lintas komplek, serta bantuan parkir otomatis membuat pengalaman berkendara semakin aman dan nyaman.
Jetour menargetkan keluarga dan pelancong jarak jauh sebagai pengguna utama model ini. Perusahaan juga berniat memanfaatkan teknologi hybrid untuk memasuki pasar Eropa pada paruh kedua tahun 2025, menghindari tarif tinggi yang dikenakan pada kendaraan listrik murni di Uni Eropa.
Selain ekspansi global, Jetour juga merencanakan peluncuran kendaraan listrik murni pertama, T0, pada akhir 2026. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan serta penguatan posisinya di pasar kendaraan masa depan.
Analisis Ahli
Prof. Andi Wijaya, Ahli Otomotif Universitas Indonesia
Peluncuran L7 Plus merupakan langkah strategis yang cerdas karena teknologi hybrid memungkinkan fleksibilitas penggunaan dan mengatasi keterbatasan infrastruktur pengisian listrik. Jetour perlu terus berinovasi dalam layanan purna jual agar dapat bersaing di pasar global.

