Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Tunjuk Shengjia Zhao Pimpin Lab AI Superintelligence untuk Saingi OpenAI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (8mo ago) artificial-intelligence (8mo ago)
26 Jul 2025
53 dibaca
2 menit
Meta Tunjuk Shengjia Zhao Pimpin Lab AI Superintelligence untuk Saingi OpenAI

Rangkuman 15 Detik

Shengjia Zhao akan memimpin penelitian di Meta Superintelligence Labs untuk mengembangkan model AI canggih.
Meta telah melakukan upaya besar dalam merekrut peneliti terkemuka dari berbagai organisasi AI.
Dengan kluster komputasi awan Prometheus, Meta berencana untuk meningkatkan kapasitas pelatihan model AI-nya secara signifikan.
Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa Shengjia Zhao, mantan peneliti OpenAI yang ikut mengembangkan ChatGPT dan GPT-4, kini menjadi ilmuwan utama di Meta Superintelligence Labs (MSL). MSL adalah unit baru Meta yang ditugaskan untuk menciptakan terobosan AI frontier baru, khususnya dalam bidang reasoning model. Dalam kepemimpinan MSL, Alexandr Wang yang mantan CEO Scale AI akan menjadi pimpinan unit tersebut, meski dia bukan peneliti AI. Kehadiran Shengjia Zhao sebagai ilmuwan utama melengkapi tim dengan kepemimpinan riset yang kuat untuk menghadapi tantangan teknologi AI terkini. Meta berupaya keras menggaet para peneliti top dari OpenAI, Google DeepMind, dan beberapa perusahaan AI terkenal lainnya. Mereka juga berinvestasi besar dalam infrastruktur cloud computing, seperti cluster Prometheus satu gigawatt yang akan tersedia pada 2026 di Ohio, untuk mendukung pelatihan model AI besar. Salah satu fokus utama MSL adalah mengembangkan model AI reasoning serupa dengan o1, model yang pernah dikembangkan Zhao saat di OpenAI. Ini penting karena hingga kini Meta belum memiliki model saingan dalam bidang AI reasoning yang mampu menyaingi teknologi serupa dari pesaing. Meta sekarang memiliki dua ilmuwan utama AI, termasuk Yann LeCun yang memimpin FAIR, unit riset jangka panjang, dan Shengjia Zhao yang fokus pada pengembangan model AI superintelligence. Ini menunjukkan kesiapan Meta untuk bersaing ketat dengan OpenAI dan Google dalam inovasi AI.

Analisis Ahli

Yann LeCun
Memiliki dua unit riset dengan fokus berbeda merupakan cara yang efektif untuk menyeimbangkan riset jangka panjang dan pengembangan teknologi AI praktis yang siap digunakan.
Ilya Sutskever
Rekrutmen talenta dari berbagai perusahaan AI terkemuka di dunia memberikan sinyal kuat bahwa persaingan di ranah AI akan semakin sengit dan inovatif.